Terpantau.com – Mungkin belum banyak yang tahu bagaimana asal usul atau sejarah Yasui Qian atau uang yang ditaruh di dalam amplop merah atau angpao.
Yasui Qian menjadi sesuatu yang wajib diberikan oleh orangutan kepada anak-anak atau dari orang yang sudah bekerja kepada yang lebih muda yang belum bekerja.
Kisahnya diawali bahwa pada zaman dahulu kala, ada monster kecil yang sangat jahat bernama Sui. Monster ini kulit hitam, tetapi tangannya sangat putih.
Monster kecil ini memilih untuk keluar di malam tahun baru setiap tahun untuk melukai orang secara diam-diam dan dia menargetkan anak-anak sebagai korbannya.
Baca Juga: Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Memaknai Sunyi'
Dia menunggu semua orang tertidur setelah makan makanan Tahun Baru lalu menyelinap masuk. Setiap kali dia melihat anak tertidur, dia menyentuh kepala anak it tiga kali dengan tangannya.
Anak-anak yang disentuhnya akan takut dan menangis pada saat itu, kemudian akan menjadi gila setelah beberapa hari.
Pada saat itu ada seorang keluarga yang akhirnya mendapatkan seorang anak laki-laki ketika dia berusia 50 tahun. Karena usianya yang sudah tua, pasangan tua itu merawat anak itu dengan baik.
Karena rasa takut dan khawatir kalau Sui akan membahayakan anak mereka, maka mereka menyembah dewa-dewa untuk berkah setelah makan, dan mereka tidak berani tidur dan menjaga anak mereka.
Anak dalam keluarga pasangan tua itu lalu bermain dengan kertas merah dan 8 koin tembaga. Koin tembaga itu dibungkus dengan kertas merah.
Hal ini dilakukannya berulang kali hingga dia tertidur karena kelelahan. Sementara itu pasangan tua itu tidak berani gegabah, jadi mereka menjaga anak itu.
Tiba-tiba Sui muncul, pasangan tua sangat takut sehingga mereka tidak bisa bergerak.
Ketika Sui baru saja mengulurkan tangannya ke anak itu, dia menemukan kertas merah dan koin tembaga, semburan cahaya terbang ke arah Sui.
Artikel Terkait
Sambut Imlek Dengan Mengenal Nian, Makhluk Legendaris yang Harus Diusir Agar Manusia Bahagia, Ini Alasannya!
Legenda Li Zicheng, Kisah Lain Tentang Lampion Di Hari Imlek
Perayaan Cap Go Meh, Festival Lampion yang Meriah dan Indah Menutup Perayaan Imlek
Lay See, Gerakan Utama Dalam Atraksi Atau Tarian Barongsai Tradisi Imlek yang Khas Di Indonesia
Mengenal Yasui Qian, Uang Keberuntungan Dalam Amplop Merah atau Angpao yang Dibagikan Saat Imlek