'Kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni', Renungan Hari Rabu Masa Pra Paskah Pekan Kedua

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 8 Maret 2023 | 07:15 WIB
'Kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni', Renungan Hari Rabu  Masa Pra Paskah Pekan Kedua (www.motivasikristen.com)
'Kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni', Renungan Hari Rabu Masa Pra Paskah Pekan Kedua (www.motivasikristen.com)

Terpantau.com - Sebagaimana  tradisi dari Gereja  Katolik  yang tercermin dalam kalender Liturgi 2023, masa Pra Paskah dimulai dengan hari Rabu Abu 22 Februari dan berakhir pada hari Jumat Agung 7 April 2023. Waktu yang cukup untuk renungan.

Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 Pekan, yaitu Pekan Pertama, Pekan Kedua sampai keenam dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci. Tentunya renungan dari hari ke hari dapat berbeda.

Masa Pra Paskah Pekan Pertama sampai keenam diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur. Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.

Baca Juga: Novel Penagraf Ivy Bagian II Jakarta Jakarta Jakarta, 'Mama Mia Lezatozz'

Kali ini Terpantau.com akan menyajikan renungan harian yang akan dimulai sejak Rabu Abu, 22 Februari 2023 sampai dengan Pekan Suci.

Renungan hari ini adalah Renungan Hari Rabu Masa Pra Paskah Pekan Kedua

Kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni

Sebagai manusia, kita tentunya tak luput dari segala dosa, baik dosa dari perbuatan maupun dari kata-kata.

Baca Juga: Subtes Pemahaman Bacaan dan Menulis: Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Tes Skolastik UTBK 2023

Jika kita berkata-kata yang baik, tentunya kita akan  memberi  energi  positif  bagi  sekitar  kita, akan  tetapi  apabila  yang kita lakukan sebaliknya,  maka  energi negatiflah yang akan melingkupi.

Seperti apa yang dikatakan Yesus  bahwa apa yang keluar dari mulut berasal dari hati, dan itu menajiskan.

Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Baca Juga: Terjadinya Bukit Perak, Satu Contoh Legenda Untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP MTs

Sesuatu yang menajiskan sudah selayaknya disucikan, dibersihkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Buku Tuhan Kasihanilah Kami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X