Mengenal Lebih Dekat Masjid Sultan, Salah Satu Destinasi Wisata Religi dan Bersejarah yang Ada di Singapura

photo author
- Senin, 13 Maret 2023 | 10:05 WIB
Masjid Sultan Singapura , Salah Satu Destinasi Bersejarah di Singapura
Masjid Sultan Singapura , Salah Satu Destinasi Bersejarah di Singapura

Terpantau.com -  Tidak akan pernah habis untuk membahas destinasi wisata di Singapura yang tersedia mulai dari tempat rekreasi hingga tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah dan juga kebudayaan dari zaman terdahulu.

Negara yang terkenal dengan julukan Singa Putih dengan simbol patung Merlion yang terkenal ini memiliki banyak ragam budaya. Budaya India, Tionghoa hingga Melayu ini bercampur dalam satu negara.

Masjid Sultan merupakan salah satu destinasi  bersejarah yang ada di Singapura.  Tempat  bersejarah bagi umat Muslim di Singapura ini terletak di Kampong Glamdan.

Baca Juga: Pentingnya Mempersiapkan Kondisi Fisik dan Mental Sebelum Ibadah Haji 2023, Selain Persiapan Secara Rohani

Masjid Sultan Singapura
Masjid Sultan Singapura

Masjid Sultan Singapura adalah salah satu landmark paling populer di Negeri Singa. Baik warga lokal maupun wisatawan, siapapun yang pernah ke Singapura pasti tidak asing lagi dengan Masjid Sultan.

Kubahnya yang berwarna emas adalah pemandangan khas yang menghiasi area Kampong Glam dan merupakan monumen penting bagi umat Muslim di Singapura.

Masjid Sultan ini menjadi salah satu destinasi wisata religi dan bersejarah yang ada di Singapura. Sejarah Mesjid Sultan Singapura pun merefleksikan pengaruh budaya Islam dan budaya lokal dalam keseluruhan bangunannya.

Masjid Sultan Singapura 

Masjid Sultan Singapura didirikan pada tahun 1824 oleh Sultan Hussain Shah setelah menyepakati perjanjian pembangunannya dengan British East India Company. Kala itu, sang Sultan dan keluarganya masih tinggal di area Istana Kampong Glam dan mendedikasikan sebidang lahan untuk membangun masjid ini.

Baca Juga: Menggugah Selera! Berikut Ide 4 Menu Sahur Sehat Kaya Nutrisi Saat Puasa Ramadhan

Sejarah Mesjid Sultan Singapura

Saat baru selesai dibangun pada tahun 1826, masjid ini sama sekali berbeda dengan bangunan yang ada sekarang. Awalnya, masjid hanya memiliki satu lantai dengan atap 2 tingkat. Bentuk ini mirip dengan beberapa masjid tradisional di Asia Tenggara lain yang masih ada sampai sekarang. Misalnya seperti Masjid Kampong Laut di Kota Bahru.

Pada tahun 1924, Masjid Sultan Singapura direnovasi untuk pertama kalinya. Bangunan baru didirikan di lahan yang sama secara bertahap agar tidak mengganggu para jamaah yang beribadah. Dari pembangunan inilah tampilan Masjid Sultan mulai tampak seperti apa yang kita lihat sekarang, dengan kubah besar dan beberapa menara di sekelilingnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X