'Benih Yang Tidak Fana yaitu Oleh Sabda Allah Yang Hidup', Renungan Hari Rabu Pekan Kelima Masa Pra Paskah

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 29 Maret 2023 | 06:15 WIB
'Benih Yang Tidak Fana yaitu Oleh Sabda Allah Yang Hidup', Renungan Hari Rabu Pekan Kelima Masa Pra Paskah (alkitab.online)
'Benih Yang Tidak Fana yaitu Oleh Sabda Allah Yang Hidup', Renungan Hari Rabu Pekan Kelima Masa Pra Paskah (alkitab.online)

Terpantau.com - Sebagaimana  tradisi dari Gereja  Katolik  yang tercermin dalam kalender Liturgi 2023, masa Pra Paskah dimulai dengan hari Rabu Abu 22 Februari dan berakhir pada hari Jumat Agung 7 April 2023. Waktu yang cukup untuk renungan.

Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 Pekan, yaitu Pekan Pertama, Pekan Kedua,Pekan Keempat, Pekan Kelima sampai keenam dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci. Tentunya renungan dari hari ke hari dapat berbeda.

Masa Pra Paskah Pekan Pertama sampai keenam diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur.

Baca Juga: Novel Penagraf Ivy Bagian II Jakarta Jakarta Jakarta, 'Diaz dan Diego' 

Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.

Kali ini Terpantau.com akan menyajikan renungan harian yang akan dimulai sejak Rabu Abu, 22 Februari 2023 sampai dengan Pekan Suci.

Renungan hari ini adalah Renungan Hari Rabu Masa Pra Paskah Pekan Kelima

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, yaitu oleh Sabda Allah, yang hidup dan yang kekal.

(Noe)

Baca Juga: 'Terjadinya Kota Pekanbaru', Contoh Legenda Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 Cocok Dibaca Sehabis Tarawih

Kadang saya sedikit meringkaskan: Tuhan adalah Petani yang sangat baik. Dari surga Ia mengirimkan dua jenis benih yang merupakan alat utamaNya untuk menghasilkan tuaian jiwa di bumi.

Kita diberiNya dan memiliki hak istimewa untuk terlibat secara mendalam dalam penaburan kedua jenis benihNya. Benih Ilahi Tuhan ada dalam dua bentuk: Umat Tuhan dan Sabda Tuhan

Yesus memberi tahu mereka perumpamaan lain: “Kerajaan surga adalah seperti orang yang menabur benih yang baik di ladangnya… Yang menabur benih yang baik adalah Putra Manusia.

Baca Juga: Mengenal Contoh dan Ciri Ciri Fabel, 'Burung Elang dan Burung Gagak' Referensi Bacaan Sehabis Tarawih

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Buku Tuhan Kasihanilah Kami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X