Terpantau.com – Umat katolik di seluruh dunia, termasuk Indonesia akan mulai memasuki Pekan Suci. Pekan Suci menandakan bahwa puasa 40 hari segera berakhir.
Pekan Suci adalah masa satu minggu sebelum hari Paskah, yang akan dimulai dengan perayaan Minggu Palma pada tanggal 2 April 2023 mendatang.
Di Gereja Katedral Jakarta, perayaan Pekan Suci akan diadakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Melalui akun instagramnya, Gereja Katedral Jakarta telah membagikan jadwal Pekan Suci 2023 beserta peraturan yang harus ditaati umat yang akan beribadah di tempat itu.
Baca Juga: PT Pelni Prediksi Siap Angkut 600 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran 2023
Bagi umat yang ingin mengikuti misa di dalam Gereja pada masa misa Trihari Suci Paskah (Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah) dan Paskah Pontifikal harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Sementara umat yang mengikuti misa di plaza dan tenda, tidak perlu melakukan pendaftaran. “Link dan cara pendaftaran akan diinformasikan segera,” tulis @katedraljakarta, dikutip Jumat (31/3/2023).
Berikut aturan sebelum mengikuti Pekan Suci 2023 di Gereja Katedral Jakarta
- Menggunakan digital book karena tidak ada buku misa Trihari Suci
- Wajib menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan
- Menggunakan pakaian yang rapi dan sopan
- Gerbang gereja akan ditutup 15 menit setelah misa dimulai
Berikut Jadwal Pekan Suci 2023 di Gereja Katedral Jakarta
Baca Juga: Pengertian Ramadhan Kareem, Berikut Penjelasan Makna dan Hukumnya
Minggu Palma
- Sabtu (1/4/2023)
16.00: Misa Minggu Palma offline
18.00: Misa Minggu Palma offline
- Minggu (2/4/2023)
Artikel Terkait
Makna Rabu Abu, Awal Masa Prapaskah Umat Katolik
Surat Gembala Prapaskah 2023 Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo
Puasa dan Pantang Umat Katolik Pada Masa Prapaskah, Mulai Dari Aturan Hingga Sejarah
Rabu Abu, Tanda Pertobatan Umat Katolik Awal Masa Prapaskah
Jadwal Rangkaian Liturgi Masa Prapaskah Hingga Paskah 2023
Memahami Makna Prapaskah bagi Gereja Katolik