Makna Paskah: Tuhan Lewat dan Yesus Bangkit, Renungan Pada Minggu Paskah Rangkaian Tri Hari Suci

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Sabtu, 8 April 2023 | 09:15 WIB
Makna Paskah: Tuhan Lewat dan Yesus Bangkit, Renungan Pada Minggu Paskah Rangkaian Tri Hari Suci (AdelinaZ pixabay.com )
Makna Paskah: Tuhan Lewat dan Yesus Bangkit, Renungan Pada Minggu Paskah Rangkaian Tri Hari Suci (AdelinaZ pixabay.com )

Terpantau.com - Sebagaimana   tradisi dari Gereja  Katolik  yang tercermin dalam kalender Liturgi 2023, pada tanggal 7 April 2023, Umat Katolik Wafatnya Tuhan Yesus, di Hari Jumat Agung dan KebangkitanNya pada Minggu Paskah.

Setelah malam sebelumnya Yesus melakukan Perjamuan Terakhir dan kemudian ditangkap untuk diadili dan disalibkan di Gunung Golgota pada Hari Jumat Agung, pada hari ketiga, Dia bangkit di hari Paskah.

Tulisan tentang Paskah, tiga hari setelah Jumat Agung menggambarkan suasana pada peristiwa pagi hari sebelum Yesus bangkit dan murid-murid menemuiNya.

Baca Juga: Subtes Literasi Bahasa Indonesia: 5 Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Tes Skolastik SNBT UTBK 2023

PASKAH TUHAN LEWAT DAN YESUS BANGKIT

Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.

Paskah juga merujuk pada Masa Paskah, masa yang dirayakan dulu selama empat puluh hari sejak Minggu Paskah sampai hari Kenaikan Yesus. 

Masa Paskah sekarang diperpanjang hingga lima puluh hari, yaitu sampai hari Pentakosta, yang artinya hari kelima puluh, dimana terjadi peristiwa turunnya Roh Kudus.

Menurut Paus Leo Agung (440 – 461), Paskah merupakan perayaan tertua dalam gereja Kristen, penghubung antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Baca Juga: Novel Penagraf Ivy Bagian III Jogja Istimewa, 'Ibu Gue Gituh Lhooh'

Paskah – festum festorum – perayaan dari semua perayaan, dan Natal hanya dirayakan untuk mempersiapkan perayaan Paskah.

Istilah Paskah berasal dari Alkitab Ibrani, yang pertama kali disebutkan dalam Kitab Keluaran. Dalam bahasa Inggris, istilahnya diterjemahkan menjadi Passover, yang berarti melewatkan.

Perayaan ini diduga sebenarnya berasal dari perayaan Keni  yang diberi makna baru oleh Israel. Bagi Israel, perayaan ini adalah hari peringatan akan terlepasnya mereka dari perbudakan bangsa Mesir.

Keni (bahasa Ibrani) merupakan suatu kaum nomadik di Meditarian kuno. Para sarjana memandang bahwa mereka memainkan peranan penting dalam sejarah Israel kuno dan terutama merupakan tukang tembaga dan logam. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Buku Tuhan Kasihanilah Kami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X