Terpantau.com Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno minta pengelola tempat wisata di berbagai daerah tidak menerapkan biaya atau tarif masuk yang sangat tinggi pada musim liburan.
Pemerintah pusat bakal menjatuhkan sanksi tegas yakni pencabutan izin operasi jika terbukti terjadi pelanggaran.
”Instruksi saya agar pengelola wisata ini mengawasi dan menindak tegas yang melanggar kesepakatan ini harus ada sanksi dan kepala Dinas Pariwisata sudah kami koordinasi bahwa pengelola-pengelola ini akan mendapatkan berbagai sanksi, sampai paling beratnya adalah pencabutan izin dalam beroperasi,” kata Sandiaga Uno.
Ia menyayangkan pengelola wisata yang pada tahun pertama tanpa adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini, nekat menaikkan tarif selangit pada masa libur Lebaran 2023 kemarin.
Dengan rekam jejak digital yang ada, pemerintah pusat khawatir kenaikan tarif tersebut bakal berimbas pada kunjungan selanjutnya.
Macet di Kawasan Puncak Saat Libur Lebaran
Sandiaga Uno menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, kepolisian, serta pemerintah daerah untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa barat.
Pada musim libur Lebaran 2023 terjadi kemacetan arus lalu lintas di kawasan wisata puncak karena terjadi kelebihan daya tampung.
”Bisa diterapkan adalah pembatasan, karena jumlah kendaraan yang melintas jauh melebihi kuota daya tampung jalan tersebut, kalau tidak salah delapan kali lipat sehingga macet 15 jam, ini akan kami koordinasikan dan tugaskan deputi untuk mengkaji regulasi apa yang bisa disampaikan terutama untuk roda dua dan kendaraan lain,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bakal Ada Kereta Gantung di Rinjani dan Puncak Bogor, Pemerintah Berupaya Hadirkan Pariwisata Berkualitas
Kelakuan Bule Ini Kelewatan, Foto Tanpa Celana di Puncak Gunung Agung Bali dan Pajang di Instagram
5 Tempat Wisata Kuliner Unik Di Jogja, Dari Bakso Pajero Hingga Sop Balungan, Dijamin Ketagihan
Menakjubkan! KTT ASEAN Jadi Ajang Promosi Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Indonesia