Studi Terbaru, Hampir 1 Miliar Orang di Seluruh Dunia Kemungkinan Besar Menderita Osteoartritis pada 2050

photo author
- Rabu, 23 Agustus 2023 | 14:54 WIB
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Rheumatology, saat ini 15 persen populasi global berusia 30 tahun ke atas menderita osteoartritis.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Rheumatology, saat ini 15 persen populasi global berusia 30 tahun ke atas menderita osteoartritis.

Hal ini dapat mengakibatkan nyeri, kaku, dan ketidaknyamanan, terutama saat bergerak atau aktivitas menahan beban. Osteoartritis juga dapat menyebabkan penurunan fleksibilitas dan rentang gerak pada sendi yang terkena. Kekakuan seringkali lebih terasa setelah periode “tidak aktif” seperti saat bangun di pagi hari atau setelah lama duduk.

Osteoartritis dapat memengaruhi sendi mana pun, namun paling sering terjadi pada sendi yang menahan beban seperti lutut, pinggul, dan tulang belakang. Seiring waktu, penyakit ini juga dapat memengaruhi tangan, jari, dan persendian lainnya.

Berdasarkan penelitian tersebut, beban osteoartritis global dapat dikurangi sekitar 20 persen jika obesitas dapat diatasi secara efektif pada masyarakat.

Penatalaksanaan osteoarthritis termasuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi sendi, dan menjaga kualitas hidup secara keseluruhan. Hal ini melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup seperti pengelolaan berat badan dan olahraga, terapi fisik, obat pereda nyeri, hingga tindakan bedah seperti operasi penggantian sendi. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X