Terpantau.com - Umur panjang adalah keinginan banyak orang di seluruh dunia. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi panjang umur seseorang, termasuk genetik, gaya hidup, dan lingkungan.
Pastinya semua orang menginginkan umur panjang agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang-orang yang mereka cintai. Salah satu cara untuk memastikan umur panjang adalah dengan memperhatikan asupan makanan bagi tubuh.
Namun, dengan mengadopsi gaya hidup sehat Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik.
Menurut laporan dari Eating Well pada Selasa (12/9/2023), zona biru telah menjadi perhatian khusus dalam beberapa tahun terakhir. Zona ini adalah lima wilayah di seluruh dunia yang memiliki tingkat kesehatan tinggi dan rata-rata umur mencapai 100 tahun.
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah ini cenderung mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran, kacang-kacangan, dan gandum utuh. Gaya makan seperti ini sering disebut sebagai diet Mediterania, yang dikaitkan dengan umur panjang.
Beth Stark, seorang ahli diet terdaftar dan konsultan komunikasi nutrisi berbasis di Pennsylvania, berbicara tentang pentingnya diet Mediterania.
“Ketika saya memikirkan tentang makanan untuk umur panjang, pikiran saya langsung tertuju pada diet Mediterania. Ini adalah cara makan yang sangat bergizi, mencakup banyak makanan nabati seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak, dan makanan laut dengan sedikit daging tanpa lemak, unggas, serta susu. Faktanya, makanan nabati sering menjadi fokus utama dalam piring makanan, sementara jenis makanan lainnya hanya dikonsumsi secukupnya,” ujarnya.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, berikut adalah daftar lima makanan yang diketahui berkontribusi pada usia seseorang:
Baca Juga: Berikut 6 Kepribadian Seseorang yang Terlahir di Bulan September
1. Ikan salmon
Salmon dan ikan berlemak lainnya mengandung lemak omega-3 penting, protein tanpa lemak, vitamin B, selenium, dan zat besi. Mengonsumsi ikan seperti salmon dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan kematian mendadak akibat penyakit jantung. Ikan juga dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit alzheimer, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Selain itu, konsumsi makanan laut seperti salmon juga berpotensi untuk meningkatkan kesehatan mental dan daya ingat.
2. Kacang
Mengonsumsi kacang beberapa kali dalam seminggu merupakan pilihan bijaksana untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan. Kacang-kacangan mengandung senyawa yang dapat mengurangi risiko kanker, diabetes tipe 2, menurunkan kolesterol, dan mengurangi peradangan. Ini menunjukkan bahwa kacang memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan memperpanjang umur.