4. Pegunungan Sewu
Telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2015.
Ada berbagai peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum, bahkan jika ditotal Geopark Gunung Sewu memiliki 33 situs warisan alam yang tersebar di Gunung Kidul (13 Geosite), Wonogiri (7 Geosite), dan Pacitan (13 Geosite).
5. Gunung Rinjani
Baca Juga: ASEAN Diprediksi Akan Menjadi Ekonomi Terbesar ke-4 di Dunia Pada 2030
Masuk sebagai Global Geopark setelah dinobatkan oleh UNESCO pada 2018. Geopark Gunung Rinjani memiliki keragaman flora dan fauna yang sebagian besar merupakan endemik.
6. Danau Toba
Kaldera Toba atau yang lebih dikenal sebagai Danau Toba ditetapkan sebagai UGG pada sidang ke-209 dewan eksekutif UNESCO di Paris pada 2 Juli 2020.
7. Ijen
Terletak di dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Dilansir dari laman Geopark Ijen, nama Ijen diambil dari Gunung Ijen. Saat ini, terdapat 21 situs geologi yang dikembangkan di Ijen, mulai dari skala lokal hingga skala internasional.
8. Maros Pangkep
Maros Pangkep UNESCO Global Geopark di Sulawesi Selatan sudah ditetapkan sebagai anggota geopark nasional pada November 2017 lalu. Kawasan seluas 75.931 hektar ini terdiri atas geologi (geodiversity), biologi (biodiversity), dan kebudayaan (cilturaldiversity).
9. Merangin Jambi
Geopark Merangin Jambi terletak di Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Air Batu dan Dusun Baru, Kecamatan Pemberap, Jambi. Geopark ini memiliki daya tarik berupa fosil flora berusia 350 juta tahun.
10. Raja Ampat