Terpantau.com – Rawon merupakan masakan tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Timur, khususnya dari kota Surabaya. Makanan ini merupakan salah satu warisan kuliner khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa khasnya yang gurih dan lezat.
TasteAtlas salah satu situs panduan perjalanan yang mendaftarkan makanan tradisional di seluruh dunia menobatkan rawon sebagai sup terenak di dunia pada bulan Juli lalu. Makanan khas Jawa Timur itu mengalahkan kepopuleran ramen dari Jepang yang berada di posisi kedua.
TasteAtlas dalam keterangan tertulisnya mencatat keunikan dari hidangan ini adalah buah kluweknya. “Bumbu Indonesia yang sangat tidak biasa ini sangat beracun saat mentah, dan selalu perlu difermentasi sebelum dikonsumsi. Itu digiling dengan bahan dan rempah-rempah lain, memberikan hidangan rasa yang bersahaja dan asam serta warna hitam gelap yang unik,”
Baca Juga: Hanya Tiga Orang Ini yang Tidak Memerlukan Paspor untuk ke Luar Negeri, Siapakah Gerangan?
Rawon memiliki ciri khas warna hitam pekat yang dihasilkan oleh bumbu khasnya yaitu "kluwek" (Pangium edule), biji-bijian pohon yang telah difermentasi. Bumbu kluwek ini memberikan cita rasa unik dan khas pada hidangan Rawon.
Bahan utama rawon adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil yang dimasak dengan bumbu khas Indonesia. Selain itu, bumbu-bumbu lain yang digunakan untuk membuat rawon antara lain bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kencur, serai, lengkuas, dan ketumbar.
Menurut laman pemerintah Provinsi Jawa Timur, rawon yang selalu disajikan dengan nasi itu merupakan sup daging dengan kuah berwarna hitam. Warna hitam itu berasal dari kluwek, biji dari buah picung, yang sering digunakan sebagai bumbu.
Meski dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur seperti Surabaya, Probolinggo Lamongan, dan Pasuruan, makanan ini juga sering ditemukan di Jawa Tengah bagian timur, Surakarta dan sekitarnya.
Selain kluwek, sup ini juga dibumbui bawang merah, bawang putih, dan lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunyit, cabai, garam, serta minyak nabati. Rawon biasanya dilengkapi dengan taoge atau kecambah kecil, telur asin, daun bawang, kerupuk udang, dan sambal.
Asal-muasal Rawon
Baca Juga: 9 Makanan ini Dipercaya Bikin Panjang Umur, Yuk Rutin Mengonsumsi Mulai Hari Ini!
Rawon dikenal sebagai makanan Jawa Timur, tetapi tak banyak yang tahu sejarah sup ini. Di Laman Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tertulis, rawon berasal dari Tengger yang tersebar di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Malang. Hidangan ini merupakan pelengkap pada pesta hajatan orang Tengger. Tapi, kini rawon sering disediakan sebagai masakan untuk para wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo.
Artikel Terkait
Wah Tempe Goreng Jadi Hidangan Vegan Tradisional Terbaik Ke 4 Dunia Versi TasteAtlas, Spaghetti Lewat
Bikin Nagih! 10 Jenis Gorengan Khas Indonesia, Enaknya Gak Pernah Berubah
Gonggong Hidangan Laut Kuliner Khas Pulau Bintan, Biota Laut yang Sedap, Lezat dan Unik untuk Disantap
Lima Camilan Tradisional Kuliner Khas Sumatera Barat yang Bikin Nagih dan Menggugah Selera
Selain Labuan Bajo, Berikut 4 Rekomendasi Makanan Khas NTT yang Unik Dan Lezat
8 Makanan Chinese Food Paling Populer dan Halal di Indonesia, Ada Bebek Peking Salah Satunya