Terpantau.com – Wilayah perairan Raja Ampat adalah salah satu destinasi diving terbaik di dunia. Jika tertarik untuk plesiran ke Raja Ampat, kalian wajib, menyambangi desa wisata kampung Sauwandarek yang disebut sebagai salah satu surga indah untuk snorkeling di Raja Ampat.
Hamparan pasir putih dan pesona lautan luas terbentang di depan desa wisata Kampung Sauwandarek ini. Keindahan surga tersembunyi yang ada di Raja Ampat selalu menarik untuk dijelajahi.
Ya, Raja Ampat dikenal dengan surganya panorama laut yang indah. Jangan sampai kalian hanya menikmati pemandangannya tanpa turun untuk melihat panorama bawah laut yang jauh lebih memesona.
Baca Juga: Yuk Ketahui 5 Manfaat Kacang Kedelai bagi Kesehatan Berikut Ini!
Baca Juga: Rejeki Tembus Dua Digit! Lima Shio Paling Hoki di Februari 2023
Yuk intip seperti apa keindahan surga tersembunyi di desa wisata kampung Sauwandarek yang menjadi salah satu tempat diving dan snorkeling terbaik di Raja Ampat? Berikut ulasannya.
Berada di Distrik Meos Mandar, Pulau Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, desa wisata kampung Sauwandarek menawarkan pesona wisata alam bawah laut yang wah!
Saat kapal bersandar ke dermaga, kalian langsung bisa nyemplung, berenang sama ikan-ikan yang berkerumun di dekat pantai. "Welcome to Sauwandarek, Save Our Nature" begitu sambutan yang ada di papan di atas dermaga.
Bayangin deh, pantai dengan pasir putih, air yang hijau membiru, terumbu karang, anemon laut, dan ikan kecil yang berwarna-warni ada di hadapan mata kamu sesampainya di sana!
Kalau mau menjelajah alam bawah laut Sauwandarek lebih jauh, di sana penduduk desa menyewakan peralatan snorkeling hingga diving. Tetapi biasanya, di setiap perahu yang disewa untuk ke desa wisata kampung Sauwandarek juga selalu menyediakan peralatan tersebut.
Selain aktivitas air kalian juga bisa santai di pinggir pantai sambil minum air kelapa dari buah yang langsung dipetik anak-anak di desa tersebut. Lokasi wisata yang tidak terlalu ramai ini bisa bikin kallian rileks sejenak melupakan benang kusut di ibu kota.
Kalian bisa juga belajar bareng mamak-mamak yang sedang membuat kerajinan topi dan tas dari daun pandan laut. Kalian juga bisa membeli anyaman yang unik ini dengan harga yang cukup terjangkau.
Atau, coba deh berkeliling di sekitar desa. Siapa tau kalian bisa ketemu Maleo Waigeo (Spilocuscus Papuensis), hewan endemik Papua yang terancam punah.