Pernak Pernik Natal, Karangan Bulat Bunga Natal yang Panjang Sejarahnya, Simak Yuuk!

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 7 Desember 2022 | 13:15 WIB
Pernak Pernik Natal, Karangan Bulat Bunga Natal yang Panjang Sejarahnya, Simak Yuuk! (JamesDeMers )
Pernak Pernik Natal, Karangan Bulat Bunga Natal yang Panjang Sejarahnya, Simak Yuuk! (JamesDeMers )

Terpantau.com - Jingle jingle bells, jingle all the the way. Jika lagu ini mulai terdengar pertanda Hari Natal segera tiba. Natal selalu akrab dengan Santa Klaus dan pernak pernik Natal lainnya.

Kali ini akan ditampilkan ulasan mengenai pernak pernik Natal yang biasa kalian temui, hanya mungkin kurang diperhatikan.

Pernak pernik Natal itu bisa berupa pohon Natal, perada Natal, kaus kaki Natal, karangan bulat bunga Natal, lonceng Natal, bintang di ujung penanda Natal, permen tongkat Natal dan hadiah Natal.

Untuk bagian ketiga ini kita ulas dulu tentang karangan bulat bunga Natal ya.

Karangan bulat bunga natal atau Christmas wreath.  Kata wreath berasal dari kata bahasa Inggris kuno, yaitu wrethe yang berarti band atau cincin bengkok.

Karangan bulat bunga yang dibuat memelintir dan melingkar ini telah digunakan secara simbolis selama berabad-abad.

Bentuk lingkaran berarti kekekalan atau kehidupan kekal. Karena lingkaran tidak memiliki awal dan tanpa akhir, demikian pula kehidupan manusia.

Biasanya karangan bulat bunga ini dibuat  dari serangkaian buah, mistletoe, tanaman cemara, perada, dan sebagainya yang biasanya  dipasang di pintu bagian depan, dinding, tangga dan juga sebagai hiasan tengah di atas meja makan.

Juga ada yang dibuat terdiri dari terdiri dari tanaman Holly, berry dan tumbuhan mistletoe.

Daun dan buah-buahan yang digabungkan untuk membuat karangan bunga merupakan simbol kekuatan hidup.

Baca Juga: Keistimewaan Mahkota St Edward, Yang Akan Dikenakan Pangeran Charles Saat Penobatan

Sebuah karangan bunga selalu berisi daun evergreen yang dapat menahan cuaca dingin dan beku yang melambangkan keberanian dan kekuatan yang harus dipupuk manusia untuk mengatasi semua kesulitan hidup.

Masing-masing dari tanaman itu mempunyai makna. Misalnya dahan pohon cemara atau hiasan hijau yang dipelintir menjadi lingkaran layaknya mahkota.

Pohon cemara melambangkan keabadian karena dia tetap hijau segala musim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X