Terpantau.com - Rasanya yang unik dan suasana yang ramah itulah yang membuat Rumah Makan Kopi Lali banyak dikunjungi pecinta kuliner.
Ada apa di Rumah makan Kopi Lali? Yang jelas unik menu makanannya dan unik pula cara bayarnya. Sebab ketika makan disitu ada saja yang masuk untuk makan dan minum bersama keluarga, hanya memasukkan sejumlah uang seikhlasnya.
Jadi kalau kalian sehabis makan disitu mencari daftar harga, tidak akan ditemukan seperti halnya rumah makan atau cafe di manapun. Dan jika kalian ingin mencari ruangan kasir, pun tidak akan pernah ketemu.
Sejumlah media sosial, banyak yang pernah singgah di Rumah Makan Kopi Lali, mengomentari masakannya yang unik dan enak dan bayar seikhlasnya.
Sujarwo, pria berusia di atas 70 tahun tersebut adalah pensiunan Bank Mandiri, semula mengatakan tak bisa masak. Namun tekadnya untuk bisa menyajikan makanan bagi sesama, membuatnya kini pintar memasak. “Saya memasak dengan Jiwa,” katanya.
Baca Juga: Sederat Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula yang Perlu Kamu Ketahui
Apakah rugi? “Nyatanya kami terus buka, dan makanan selalu tersedia” Kata Pak Sujarwo yang minta disebut sebagai tukang masaknya Kopi Lali, yang didirikan 16 Juli 2020, di Dusun Beneran, Jl. Pulowatu, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Jogja
Lokasinya yang berada di pinggir jalan yang sejuk, dan mudah ditemukan. Udara dingin lereng Merapi, melengkapi Kopi Merapi sebagai tempat mendinginkan pikiran setelah suntuk bekerja.
Sejumlah menu yang unik misalnya, Oseng-oseng Ikan Manyung Asap, Ayam Combrang, Rica- rica Jengkol, Oseng oseng Genjer, Oseng Keong sawah, Bothok Ikan , dan masih banyak lagi. Semua dimasak sendiri oleh Pak Jarwo.
Yang membuat orang datang lagi , diantaranya adalah nasi rempah, kopi dan teh rempah. Menurut pria yang selalu sabar menjawab pertanyaan pembeli, untuk semua rempah dibuat terlebih dahulu., Diantaranya adalah adonan sere, jahe emprit,daun jeruk, cengkeh dimasak hangat, kemudian dicampurkan di teh, kopi atau nasi. “Masakan ini hanya ada di Kopi Lali” kata Jarwo.
Baca Juga: Momen Lucu Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono Hingga Kaesang Minta Tolong
Sehingga bagi yang sudah ‘menikmati’ citarasa unik, banyak yang ketagihan teh, kopi atau nasi khas rempah.
Pria berambut perak tersebut, merasa bahagia ketika masa pandemi misalnya sejumlah orang datang dari jauh untuk bisa makan di Kopi Lali. “Saya merasa bahagia ketika bisa berbagi dengan yang membutuhkan” tambahnya. Dikatakan, 3 anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di Jakarta, kini ia bersama istrinya mengelola rumah makan yang bayar seiklasnya tesebut.
“Allah itu kalau menciptakan rejeki, bisa dari mana saja” katanya, untuk membayar 2 karyawannya saja, dari keuntungan penjualan Bandeng yang dimasak, dan hasilnya ternyata cukup banyak.***
Artikel Terkait
Melirik Wisata Sleman Jogja Yang Gak Lekang Oleh Waktu, Bener - bener TOP!
Mengintip Menu Istimewa Saat Akad Nikah Kaesang Pangarep Dengan Erina Gudono
Yuk Cuss! Wisata Kuliner Bakpia Jogja Paling Ueanakkk
Wisata Kuliner Sarapan Pagi Murmer di Jogja, Pokok e Joss!
Ini Dia! Promo 12.12 Makanan dan Minuman Hemat buat Kuliner Hari Ini, Ayo Cuss