Wow! Bantul KaTa, Keistimewaan 2 Sentra Industri Batik Disana, Kunjungi Yuuk!

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Jumat, 16 Desember 2022 | 09:35 WIB
Wow! Bantul KaTa, Keistimewaan 2 Sentra Industri Batik Disana, Kunjungi Yuuk! (wukirsari.bantulkab.go.id)
Wow! Bantul KaTa, Keistimewaan 2 Sentra Industri Batik Disana, Kunjungi Yuuk! (wukirsari.bantulkab.go.id)


Terpantau.com – Kabupaten Bantul di Daerah Istimewa Yogyakarta ditetapkan sebagai salah satu dari Sembilan kabupaten/kota atau KaTa Kreatif di Indonesia. Kreativitas sumberdaya manusia di dua sentra industri batik layak diapresiasi.

Program KaTa Kreatif adalah salah satu program prioritas dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf Republik Indonesia untuk mendorong kolaborasi pentahelix untuk menumbuhkan sektor ekonomi kreatif, salah satunya melalui sentra industri batik.

Dengan kolaborasi pentehelix dalam program KaTa kreatif, diharapkan sektor ekonomi kreatif seperti sentra industri batik bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Pentahelix menurut Arif Yahya adalah kolaborasi 5 unsur subjek atau stakeholder pariwisata, yaitu: akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media.

Sumber utama kekuatan Bantul saat ini terletak pada sumberdaya manusia kreatif atau komunitas yang dimiliki.

Salah satu industri kreatif yang ada di Bantul adalah industri kreatif Batik. Pada sektor ini setidaknya ada dua sentra industi batik.

Kita kulik yuuk.

Baca Juga: Peringati Hari Batik Nasional, Kenali 11 Motif Batik Paling Populer

1. Sentra Industri Batik Wijirejo

Desa Wijirejo menjadi salah satu sentra batik Bantul ternama.
Hasil produksi batik dari Wijirejo ini merajai pangsa lokal dan nasional bahkan batik yang dihasilkan dari salah satu desa di Kabupaten Bantul ini bahkan telah diekspor di luar negeri, seperti ke Jepang.

Batik yang ditawarkan dari Wijirejo sama seperti jenis batik lainnya yaitu batik tulis, batik cap dan batik kombinasi.

Batik kombinasi ini dilukis diatas bahan mori biasa, doby, shantung dan sutera.

Untuk harganya tergantung dari bahan dan teknik membatik yang digunakan untuk memproduksi batik itu sendiri.

Ilustrasi Batik Mbantulan, Wukirsari dan Wijirejo
Ilustrasi Batik Mbantulan, Wukirsari dan Wijirejo (journal.isi.ac.id)

2. Sentra Industri Batik Wukirsari, Giriloyo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X