Terpantau.com - Dalam hitungan hari 2022 akan segera berakhir. Menyambut lembaran baru di tahun 2023 dengan hal-hal baru, seperti tren-tren yang akan terus berdatangan.
Kegiatan Tren wisata pada 2023 sepertinya akan mengerucut pada ketiga hal antara lain workation, sport tourism, dan bleisure.
Tren wisata 2023 nanti tidak hanya terbatas pada liburan, vacation ataupun leisure, ada terjadi pergeseran untuk tetap menghidupkan nafas tempat wisata saat ini. Intinya menggabungkan konsep work from home dengan berwisata.
Buat kalian yang masih bingung mengenai tiga Tren wisata, berikut beberapa penjelasannya :
Workation
Dirangkum dari berbagai sumber, workation adalah konsep baru dalam bekerja yang menggabungkan unsur liburan atau berwisata.
Dengan banyaknya masyarakat yang bekerja dari rumah selama pandemi, konsep ini menjadi pelarian yang sangat dibutuhkan untuk menghilangkan kebosanan.
Apalagi belakangan, beberapa tempat wisata populer kembali dibuka. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga memungkinkan kita untuk mulai menjelajahinya.
Coba bayangkan, berada di tepi pantai yang tenang, kamu membuka laptop sambil mengerjakan pekerjaan harian ditemani segelas kopi dan camilan lezat.
Berkat workation, istilah work from home bisa kamu ganti menjadi work from beach, work from mountain, atau work from hotel. Asyik banget, ya!
Baca Juga: 5 WIsata Alam dengan Spot Sunset Terindah di Jogja, Unforgettable!
Semua cara kerja itu merupakan lanjutan dari work from home yang diterapkan oleh berbagai perusahaan saat pandemi sedang tinggi-tingginya. Sampai saat ini, masih banyak perusahaan yang menerapkan hybrid working policy atau kerja campuran. Sebagian di kantor, sebagian lagi di luar kantor.
Karena kebiasaan baru inilah, dunia wisata juga ikut berkembang. “Workation merupakan sebuah konsep yang menggabungkan bekerja dengan unsur liburan,” ujar Shirley Lesmana, Chief Marketing Officer di Traveloka dalam diskusi media “Traveloka tagline baru: Life, Your way” di Jakarta (8/12).
Semakin banyak orang yang melakukan pekerjaan mereka di luar kantor dengan mengunjungi tempat-tempat yang dianggapnya nyaman, tenang, serta mendapatkan inspirasi.
Artikel Terkait
3 Persepsi Yang Salah Tentang Digital Nomad
5 Alasan Generasi Milenial Menyukai Digital Nomad
Kabar Gembira untuk Digital Nomad, Pemegang Visanya Tak Perlu Bayar Pajak