Terpantau.com - Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan besar yang memberi kesan tersendiri bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat Tionghoa.
Busana yang serba merah dan dekorasi yang meriah menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya, termasuk makanan khas Tahun Baru Imlek.
Mulai dari kudapan manis, camilan gurih, hingga menu utama yang bikin lidah bergoyang, wajib hadir diatas meja makan. Berikut deretan makanan khas Tahun Baru Imlek yang populer di Indonesia.
Baca Juga: Populasi China Menyusut Dalam Enam Dekade
Kue Bulan / Tiong Chiu Pia
Kue Bulan melambangkan kebulatan dan keutuhan. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan. Perkataan Tiong Chiu sendiri berasal dari kata “Tiong” berarti tengah dan “Chiu” berarti musim rontok, jadi boleh dikatakan sebutan Tiong Chiu arti secara harafiahnya berarti pertengahan musim rontok. Namun demikian masyarakat lebih kenal dengan sembahyang Tiong Chiu Pia, walaupun sebenarnya penyebutan ini tidak tepat namun kenyataan dalam kebiasaan masyarakat tetap demikian.
Bakcang
Bakcang, makanan dalam bungkusan daun, isinya ketan atau nasi yang ditambah daging dan isi lainnya sesuai selera. Di Tiongkok, bakcang disebut Zongzi. “Duan Wu Jie” adalah hari raya dimana umumnya orang makan bakcang. Pada hari itu dijual bermacam-macam bakcang dan semua warga, baik tua maupun muda, besar atau kecil, semua makan bakcang.
Lumpia
Lumpia, makanan khas ini cirinya terletak pada bahan bakunya, yaitu rebung. Selain rebung dari bambu muda, beberapa bahan yang juga utama adalah udang dan telur, termasuk tepung terigu yang digunakan sebagai pembungkus. Lumpia semakin enak jika disantap dengan saus tauco, daun bawang, dan cabe rawit.
Siomay
Artikel Terkait
5 Makanan Khas Tahun Baru Imlek Yang Paling Enak
6 Makanan Khas Tahun Baru Imlek Pembawa Hoki
Resep Kue Bulan Makanan Khas Perayaan Tahun Baru Imlek
Filosofi Salad Yu Sheng, Makanan Khas Tahun Baru Imlek