”Sumur submersible ini efektif mensolusi air di lokasi lahan dan lahan kering, ada banyak lokasi lahan cukup dengan sumur dangkal, pompa air sungai dengan penggerak dinamo, sehingga sangat efisien energinya bersumber dari tenaga listrik, dinas pertanian kabupaten agar bekerja sama dengan PLN setempat, dengan payungnya sudah ada MoU Kementan dengan PLN,” terangnya.
"Dengan tersedianya air pastinya akan berpengaruh terhadap indeks pertanaman, yang tadinya IP 100 bisa menjadi IP 200, kemudian yang tadinya IP 200 bisa menjadi IP 300 bahkan di beberapa daerah sudah ada yang IP 400 yang kemudian akan meningkatkan produksi dan pendapatan petani" jelas Suwandi. ***
Artikel Terkait
Tinjau Penanaman Padi di Pekalongan Didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, Presiden Jokowi : "Kita Kejar Tanam, Tanam, Tanam"
Mentan Andi Amran Sulaiman Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia
Kolaborasi Kementan - TNI Percepat Swasembada, Mentan Andi Amran Sulaiman Panen dan Tanam Jagung di Aceh
Kabupaten Purwakarta Siap Panen Padi 91.506 Ton
Data BPS: Maret-April Panen Raya Padi