Terpantau.com Tiga pekerja PT Prasadha Pamunah Limbah Industri atau PPLI ditemukan tewas terjatuh ke dalam kontainer limbah di Centralize Mud Treating Facilities atau CMTF Balam Selatan, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat siang (24/2/2023).
Kecelakaan kerja di blok Rokan tersebut diduga karena kurangnya pengamanan dan pengawasan kerja.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto membenarkan peristiwa tersebut. "Benar. Telah dikirimkan bantuan dari Bangko Camp ke TKP Balam CMTF," katanya.
Baca Juga: Di Tahun 2022 , Sebanyak 5,3 Miliar Ponsel Akan Jadi Limbah Elektronik
Tiga karyawan PT.PPLI yang menjadi korban dalam kejadian ini yaitu Hendri, Dedy Krismanto dan Ade Ilham. Hendri berperan sebagai Person Managing Control of Work, Ade sebagai Operator Dewatring dan Dedy sebagai Operator Evaporator.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Imron Rosyadi mengatakan. tiga pekerja tewas setelah terjatuh ke dalam kontainer limbah di Centralize Mud Treating Facilities Balam Selatan, Kabupaten Rokan Hilir.
Saat itu, kata Imron, ada sembilan orang yang bekerja, di antaranya ketiga korban. Pengerjaan dibagi menjadi dua bagian, yakni evaporator dan dewatering.
Baca Juga: Simplifikasi Cukai Rokok Diprediksikan Dapat Mengancam Industri Rokok Nasional
Berdasarkan pemeriksaan rekaman CCTV kejadian kecelakaan terjadi pada pukul 12.07 WIB. Imrom menjelaskan bahwa awalnya Hendri masuk ke dalam tangki limbah. Dia sempat keluar kembali dan terlihat lemas, lalu langsung terjatuh ke dalam tangki.
Mendengar sesuatu terjatuh, Dedy Krismanto dan Ade Ilham masuk ke dalam tangki berinisiatif untuk membantu. Namun, ketiganya tidak terlihat naik untuk keluar tangki.
Sekitar pukul 17.30 WIB, tim fire brigade PT Pertamina Hulu Rokan turun ke lokasi melakukan evakuasi ketiga korban.
Setelah dievakuasi, ketiga korban dibawa ke klinik Pertamina Rokan di Bangko Camp untuk menjalani proses lebih lanjut," ujar Imron.
Baca Juga: Kurang Modal dan Utang Terlalu Besar, Pertamina Hulu Energi Akan IPO Tahun Depan
Sebagai informasi, PT PPLI merupakan subkontraktor PT Pertamina Hulu Rokan atau PHR di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Sejak dikelola oleh PT PHR pada bulan Juli 2022 hingga Januari 2023, telah terjadi tujuh kecelakaan kerja yang menyebabkan tujuh pekerja meninggal dunia.
PPLI Lakukan Investigasi
Artikel Terkait
DPR RI Desak Pertamina Pastikan Distribusi BBM Aman di Seluruh Pelosok Negeri Menjelang Natal dan Tahun Baru
Kurang Modal dan Utang Terlalu Besar, Pertamina Hulu Energi Akan IPO Tahun Depan
Antisipasi Pertamina Bentuk Satgas Nataru 2023 Atasi Lonjakan Pemudik
Konsumsi BBM Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023 Melonjak, Ini Strategi Pertamina…