Kebutuhan Wisatawan yang Libur Lebaran Melonjak, Pertamina Tambah Stok BBM di Bali

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Senin, 27 Maret 2023 | 20:41 WIB
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali

Terpantau.com PT Pertamina menambah stok Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 15 persen dari stok, di dua Terminal BBM yakni Depo Manggis Karangasem dan Sanggaran Denpasar untuk memenuhi kebutuhan libur Lebaran di Bali.

“Kami sudah melakukan pengamanan stok,” kata Penjabat Sementara Manager Komuikasi dan CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Taufiq Kurniawan.

Adapun penambahan stok BBM selama bulan Ramadhan di Bali meliputi jenis pertalite mencapai 15 ribu kiloliter dan pertamax mencapai 21.284 kiloliter. Selain itu, penambahan stok juga meliputi pertamax turbo mencapai 895 kiloliter, solar mencapai 9.799 kiloliter, dan pertamina dex mencapai 421 kiloliter.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Lagi Jadi Rp13.300 Per 1 Maret 2023, Ini Alasan Pertamina

Pertamina memproyeksi konsumsi BBM gasoline atau pertalite dan pertamax meningkat mencapai sekitar enam persen di Bali dari konsumsi harian masyarakat.

Sebagai informasi, konsumsi harian normal gasoline di Bali mencapai 2.870 kiloliter atau menjadi 3.052 kiloliter. Sementara itu, konsumsi harian gasoil atau BBM jenis solar diperkirakan turun tiga persen dari 844 kiloliter menjadi 814 kiloliter.

Penurunan itu terjadi seiring larangan operasional truk yang mengangkut barang saat arus mudik Lebaran.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran 2022 dari Bali ke Jawa

Selain itu, konsumsi avtur atau bahan bakar untuk pesawat udara juga menjadi perhatian Pertamina dengan penyaluran per hari diperkirakan mencapai sekitar 3.994 kiloliter.

Avtur dipasok dari Terminal BBM Manggis dan Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali.

Ada pun skema penambahan stok BBM itu yakni penambahan stok hingga 10 persen saat periode Ramadhan. Sedangkan, penambahan stok BBM akan ditambah hingga 15 persen saat mobilitas semakin meningkat.

“Untuk Ramadhan dan Idul Fitri di Bali bukan tujuan mudik tapi tujuan untuk berlibur,” katanya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Harga Minyak Melejit, APBN 2026 Terancam Jebol

Senin, 30 Maret 2026 | 11:38 WIB
X