Dunia Makin Tak Baik-baik saja, Jokowi: 91 Negara Terlibat Konflik!

photo author
Suryo Dwiputranto, Terpantau
- Senin, 7 Agustus 2023 | 12:09 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (instagram/@jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (instagram/@jokowi)

Terpantau.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyoroti situasi global yang memprihatinkan dengan eskalasi konflik di seluruh dunia.

Jokowi mengatakan, saat ini ada 91 negara yang sedang terlibat konflik. Angka ini meningkat dari 58 negara di tahun 2008.

Pernyataan itu diungkapkan Presiden Jokowi saat acara pembukaan ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference 2023 di Jakarta, Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Vasco Ruseimy, Sosok Muda yang Ingin Satukan Warga Minang di Kampung Halaman dan Tanah Rantau

"Kita tahu dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Menurut Global East Index 2023 konflik global semakin marak. Tahun 2008 ada 58 negara yang terlibat konflik saat ini menjadi 91 negara," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyatakan bahwa angka kematian akibat konflik global telah meningkat menjadi 238.000 jiwa.

Sementara kerugian ekonomi akibat konflik meningkat 17% menjadi US$ 17,5 triliun, atau setara dengan 13% dari PDB global.

Baca Juga: Tan Jianci 'Xiang Liu' Dracin Lost You Forever, Bersaing Cinta Dengan Deng Wei, Zhang Wanyi dan Wang Hongyi?

Disisi lain, Jokowi juga menyatakan bahwa masyarakat dunia semakin tidak religius. Hal ini terungkap dari survei yang menunjukkan bahwa sebagian besar orang agnostik atau atheis.

"Survei IPSOS Global Religion Tahun 2023, terhadap 19.731 orang dari 26 negara di dunia menunjukkan 29% menyatakan bahwa mereka agnostik dan atheis dan menurut data Pew Research Center 96% responden di Indonesia meyakini bahwa moral yang baik ditentukan kepercayaan kepada tuhan," ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi masih yakin dan  percaya bahwa masyarakat ASEAN memiliki semangat religiusitas yang tinggi.

Contohnya adalah Indonesia, 96% orang di Indonesia masih percaya kepada Tuhan menurut survei Pew Research Center.

Baca Juga: Dibalik Keindahannya, 4 Pantai di Pulau Jawa Ini Memiliki Aura Mistis, Berani Mampir?

"ASEAN telah menunjukan bukti negara-negara ASEAN antara lain Indonesia telah berhasil mempertahankan tradisi toleransi yang kuat di tengah keberagaman budaya dan agama. Juga mampu menjaga kerukunan dan mengelola keragaman etnisitas suku, budaya, agama, dan kepercayaan," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suryo Dwiputranto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X