Jalin Hubungan Diplomatik dengan Korea Selatan, Puan Maharani Lanjutkan Legacy Soekarno dan Megawati

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Senin, 7 November 2022 | 10:05 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri jamuan makan malam di Westin Chosen Hotel, Busan, Korea Selatan (Humas DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri jamuan makan malam di Westin Chosen Hotel, Busan, Korea Selatan (Humas DPR RI)

KBRI Seoul mencatat, mahasiswa Indonesia di Korea Selatan baru hanya sekitar 1.700 orang, padahal mahasiswa dari ASEAN di Korsel ada sekitar 72 ribu. Gandi mengatakan, Indonesia adalah potensi pasar dunia bagi Korsel. 

“Pengaruh Korea di Indonesia begitu cepatnya karena Korean Wave seperti K-Drama, K-Pop, makanan Korean Food. Indonesia penikmat K-Drama kedua terbesar di dunia, setelah Korea sendiri. Ini kan pasar dunia,” ujarnya.

Baca Juga: 3 Pasar Tradisional Di Korea Yang Wajib Kamu Kunjungi! Kun Oppa Sambil Jalan-Jalan

Gandi menegaskan Indonesia harus memanfaatkan kondisi tersebut. Selain bidang ekonomi, bidang pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan perlu ditingkatkan sehingga kemungkinan adanya transfer teknologi semakin besar.

“Indonesia dan Korea Selatan saling membutuhkan. Kemajuan ekonomi Korsel membutuhkan pasar Indonesia. Indonesia butuh transfer teknologi. Sementara Korsel butuh tenaga-tenaga kerja Indonesia mengingat Korsel memasuki periode aging population,” ujar Gandi.

Di sela-sela pengukuhan Puan sebagai Doktor Honoris Causa, juga akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sejumlah universitas di Indonesia dengan PKNU. 

Baca Juga: Inspiring Banget! Ini 5 Artis Korea Lulusan Top Kampus Dunia

Saat bertemu dengan Dubes Korea Selatan untuk Indonesia, Park Tae-sung beberapa waktu lalu, Puan Maharani menyatakan harapannya agar kerja sama pendidikan kedua negara semakin meningkat.

“Kerja sama pendidikan merupakan 'investasi´ bagi semakin kuatnya hubungan kedua negara di masa depan,” ujar Puan.

Selain untuk menerima penghargaan kehormatan dari PKNU, Puan juga sekaligus akan melakukan muhibah di Korea Selatan. Ia akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua DPR Korea Selatan yang baru saja dilantik, Kim Jin-Pyo.

“Kunjungan ini menjadi tonggak eratnya hubungan Indonesia dan Korea Selatan. Tidak hanya hubungan antar-pemerintah namun juga kerja sama antar-parlemen,” ucap Puan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X