APBN 2023, Program Prioritas Merdeka Belajar Mendapat Alokasi Rp 4,57 Triliun

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Jumat, 2 Desember 2022 | 10:38 WIB
Kemendikbudristek mengalokasikan Rp 4,57 triliun pada tahun anggaran 2023 untuk program prioritasnya yakni Program Merdeka Belajar. (BPMI Setpres)
Kemendikbudristek mengalokasikan Rp 4,57 triliun pada tahun anggaran 2023 untuk program prioritasnya yakni Program Merdeka Belajar. (BPMI Setpres)

Terpantau.com Kemendikbudristek mengalokasikan Rp 4,57 triliun pada tahun anggaran 2023 untuk program prioritasnya yakni Program Merdeka Belajar

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menjelaskan alokasi tersebut akan digunakan untuk berbagai macam pengembangan seperti kurikulum merdeka, pelaksanaan asesmen nasional, Program Guru Penggerak, hingga pendampingan kepada sekolah-sekolah penggerak di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta program literasi.

Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendapatkan alokasi anggaran Rp 80,22 triliun pada tahun 2023.

“Total anggaran Kemendikbudristek 2023 sekitar Rp80,22 triliun dan komponen terbesar dari sini adalah pendanaan wajib sebesar Rp 38,17 triliun. Ini adalah berbagai macam tunjangan dan bantuan kita untuk memastikan akses pendidikan seperti PIP, KIP, tunjangan guru, tunjangan dosen,” ujar Nadiem dilansir laman presidenri.go.id

Digitalisasi Pendidikan

Kemendikbudristek juga akan melaksanakan program digitalisasi pendidikan. Kemendikbudristek akan terus meningkatkan platform teknologi gratis untuk guru dan kepala sekolah.

“Platform-platform teknologi gratis untuk guru dan kepala sekolah akan terus kita tingkatkan tahun depan untuk memastikan bahwa semua guru mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” katanya.

Pemerintah memfokuskan APBN 2023 salah satunya pada peningkatan sumber daya manusia (SDM). Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam hal ini dimaksudkan pada alokasi dana kepada Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan yang membidangi SDM itu sendiri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memerinci alokasi anggaran pada APBN 2023 untuk sektor pendidikan mencapai Rp 612,2 triliun yang terdiri atas pemerintah pusat Rp 237,1 triliun, transfer ke daerah sebesar Rp305,6 triliun, dan pembiayaannya Rp 69,5 triliun.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X