Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-UE Harus Didasarkan pada Prinsip Kesetaraan

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Kamis, 15 Desember 2022 | 09:32 WIB
Memperingati 45 tahun kemitraan ASEAN dan Uni Eropa (UE), Presiden Jokowi mendorong kemitraan kedua belah pihak harus didasarkan pada prinsip kesetaraan. (BPMI Setpres)
Memperingati 45 tahun kemitraan ASEAN dan Uni Eropa (UE), Presiden Jokowi mendorong kemitraan kedua belah pihak harus didasarkan pada prinsip kesetaraan. (BPMI Setpres)

 

Terpantau.com Memperingati 45 tahun kemitraan ASEAN dan Uni Eropa (UE), Presiden Jokowi mendorong kemitraan kedua belah pihak harus didasarkan pada prinsip kesetaraan. 

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat acara pembukaan KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa di Justus Lipsius Atrium, Brussels, Rabu (14/12/2022). 

Sebagai Ketua ASEAN 2023, Presiden Jokowi merupakan satu dari enam pemimpin yang diminta sampaikan pandangan di acara pembukaan.

“Jika kita ingin membangun sebuah kemitraan yang baik, maka kemitraan harus didasarkan pada kesetaraan, tidak boleh ada pemaksaan. Tidak boleh lagi ada pihak yang selalu mendikte dan beranggapan bahwa my standard is better than yours,” ujar Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan Kemitraan ASEAN dengan UE Harus Dorong Pemulihan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Presiden Jokowi menambahkan, selama beberapa dekade, Asia Tenggara telah menjadi economic powerhouse. Asia Tenggara akan tetap menjadi pusat pertumbuhan. 

“Dengan demikian kemitraan dengan ASEAN dipastikan akan menguntungkan,” katanya.

Pada September tahun 2022 ini, ASEAN-Uni Eropa Business Council mengeluarkan hasil survei mengenai persepsi bisnis di ASEAN dan 63% responden melihat ASEAN sebagai kawasan dengan kesempatan ekonomi terbaik.

“69% responden mengharapkan pasar ASEAN menjadi lebih penting dari aspek pendapatan global dalam 2 tahun kedepan dan 97% responden berharap adanya percepatan perundingan FTA ASEAN-UE dan anggotanya,” ujarnya. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa

Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong kemitraan yang setara dan saling menguntungkan. 

“Dari pandemi dan krisis multidimensi yang kita hadapi saat ini, kita petik pelajaran penting bahwa tumbuh dan makmur bersama adalah satu-satunya pilihan. Kita tidak hanya harus maju bersama, namun juga harus maju setara,” kata Presiden Jokowi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X