H-1 Natal 2022, Menhub Instruksikan ASDP Percepat Keluar Masuk Kendaraan

photo author
Tim Terpantau 01, Terpantau
- Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:22 WIB
meningkatkan kualitas jasa penyeberangan guna kelancaran arus kendaraan pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Instagram @asdp191)
meningkatkan kualitas jasa penyeberangan guna kelancaran arus kendaraan pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Instagram @asdp191)

Terpantau.com Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginstruksikan PT ASDP Indonesia Ferry mempercepat pergerakan keluar dan masuk kendaraan di Pelabuhan Merak

Percepatan itu dibutuhkan karena semakin banyak antrean kendaraan pada puncak arus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 atau Nataru di Pelabuhan Merak. 

“Catatan yang harus diperbaiki, terutama untuk ASDP, adalah proses keluar dan masuk kendaraan agar dilakukan dengan lebih cepat,” kata Budi.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru 2023, ASDP Merak Operasikan 31 Kapal RORO 

Sejauh ini, penyeberangan laut untuk periode libur Natal dan Tahun Baru masih berjalan dengan baik. Dia pun meminta agar para pemangku kepentingan terkait tetap bekerja optimal. 

Budi Karya juga mengingatkan ihwal pantauan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sebab berdasarkan BMKG, ada kecenderungan angin dan arus laut yang relatif berada di atas rata-rata. 

Maka dari itu, ASDP dan stakeholder perlu mewaspadai cuaca buruk di tempat-tempat penyeberangan dari dermaga menuju kapal untuk memastikan tingkat keselamatan yang baik. 

“Tolong lakukan perbaikan. Hari ini hari puncak arus dan masih ada lagi tanggal 30 dan 31 Desember,” katanya.

Baca Juga: ASDP Siap Kerahkan Kapal Besar Jika Terjadi Kepadatan Penumpang dan Kendaraan pada Libur Natal dan Tahun Baru

Adapun di masa puncak arus libur Natal dan Tahun Baru 2023 ini, ASDP mencatat setidaknya 53.344 penumpang telah melakukan penyeberangan melalui Pelabuhan Merak sejak Jumat (23/12/2022) pukul 08.00 hingga Sabtu (24/12/2022) pukul 08.00.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 69% dibanding periode realisasi yang sama tahun 2021, yakni sebanyak 31.569 orang. 

Sementara itu, total kendaraan yang tersembunyi tercatat sebanyak 11.728 unit atau naik 47% dibanding periode tahun lalu, yakni 7.960 unit. 



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ajoe Dhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X