Gelombang Tinggi saat Libur Akhir Tahun, Wisatawan Tertahan di Karimunjawa Diberikan Bantuan Penginapan

photo author
Tim Terpantau 01, Terpantau
- Senin, 26 Desember 2022 | 18:33 WIB
Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyiapkan penginapan sementara untuk menampung wisatawan yang kehabisan bekal karena tertahan di Pulau Karimunjawa akibat gelombang tinggi (Instagram @btn_karimunjawa)
Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyiapkan penginapan sementara untuk menampung wisatawan yang kehabisan bekal karena tertahan di Pulau Karimunjawa akibat gelombang tinggi (Instagram @btn_karimunjawa)

 

Terpantau.com Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyiapkan penginapan sementara untuk menampung wisatawan yang kehabisan bekal karena tertahan di Pulau Karimunjawa akibat gelombang tinggi, sehingga kapal penumpang belum bisa beroperasi.

"Kami sudah menginstruksikan jajaran untuk melakukan inventarisasi jumlah wisatawan. Camat bersama Kapolsek dan Koramil mendata ada berapa yang kehabisan bekal," kata Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta.

Kepala Dinas Pariwisata juga diminta mendata jumlah wisatawan yang kehabisan bekal agar nantinya bisa diarahkan untuk menginap sementara di tempat yang disediakan oleh Pemkab Jepara.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru 2023, 8,9 Juta Wisatawan Bakal Serbu Tempat Wisata di Jawa Tengah

Wisatawan yang tidak mampu menyewa penginapan nantinya bisa ditampung sementara di hotel milik pemerintah daerah sambil menunggu kapal penumpang beroperasi kembali, termasuk menyiapkan dapur umum, karena informasi sementara ada 305 wisatawan yang tertahan," katanya. 

Ia berharap pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam PHRI untuk memberikan diskon khusus atau tarif yang tidak memberatkan terhadap wisatawan yang membutuhkan.

Hal terpenting, alat komunikasi tidak terganggu sehingga kondisi di Karimunjawa bisa dipantau secara berkelanjutan. Sebagai informasi, kondisi seluruh wisatawan untuk saat ini sehat.

Baca Juga: Wisata Mangrove Tapak Semarang, Layaknya Hutan Amazon

Untuk memantau kondisi kesehatannya, Pemkab Jepara juga menginstruksikan PMI untuk ikut membantu, termasuk dari Baznas.

"Karena saat ini memasuki cuaca yang tidak mendukung untuk aktivitas di laut, maka penyedia jasa biro wisata maupun perjalanan tidak mengajak wisatawan ke Karimunjawa hingga akhir Desember 2022," katanya.

Berdasarkan informasi BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan sampai akhir Desember 2022. Ia mempersilahkan masyarakat berwisata kembali ke Karimunjawa ketika cuaca membaik.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Periode Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Karena cuaca ekstrem diprediksi sampai akhir Desember 2022, Pemkab Jepara juga mengajukan bantuan ke Kementerian Perhubungan untuk mengangkut para wisatawan yang tertahan di Pulau Karimunjawa menggunakan kapal yang sedang dalam perjalanan dari Kalimantan menuju Semarang.

Tempat penginapan sementara yang disediakan Pemkab Jepara terdapat 14 kamar dan terdapat aula yang bisa dipakai untuk menampung wisatawan dengan kapasitas sekitar 100 orang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ajoe Dhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X