Terpantau.com Pemerintah meminta wisatawan mengantisipasi cuaca ekstrem di beberapa destinasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru 2023.
"Wisatawan harus mengantisipasi dan berhati-hati, utamakan keselamatan, dan terus berkoordinasi dengan pihak aparat setempat dan pastikan bahwa kunjungan wisata nya aman, nyaman, dan menyenangkan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Sejumlah destinasi wisata unggulan, terdapat cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi, curah hujan yang melebihi prediksi dan lain sebagainya. Oleh karenanya, wisatawan mengantisipasi hal itu melalui koordinasi dengan aparat dan pihak terkait.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Periode Libur Natal dan Tahun Baru 2023
Pemerintah telah melakukan persiapan terkait libur natal dan tahun baru. Ia memperkirakan terdapat pergerakan 44 hingga 45 juta wisatawan. Pemerintah juga memantau tren peningkatan kunjungan di sentra-sentra perekonomian.
Pemerintah turut mengimbau panitia perhelatan malam tahun baru khususnya konser musik agar memperhatikan penerapan protokol keselamatan, keamanan, dan kesehatan.
"Sehingga bisa berjalan lancar dan bisa menggerakkan ekonomi dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja bagi banyak masyarakat yang sekarang membutuhkan geliat ekonomi khususnya di ekonomi-ekonomi di daerah pariwisata prioritas," katanya.
Artikel Terkait
Hujan Uang di Berbagai Daerah dan Tempat Wisata, Perputaran Uang saat Libur Natal dan Tahun Baru Capai Rp 23,8
Antisipasi Cuaca Ekstrem di Tol Japek, Jasamarga Transjawa Tol Siapkan Pompa hingga Armada Derek
Kemenhub Ingatkan Operator Penerbangan Waspadai Cuaca Buruk pada Musim Libur Natal dan Tahun Baru
Gelombang Tinggi saat Libur Akhir Tahun, Wisatawan Tertahan di Karimunjawa Diberikan Bantuan Penginapan