Terpantau.com - Kelihaian seorang pelatih sepakbola bisa dilihat dari pengalaman, riwayat karir, dan cara dia mengatur sebuah tim di lapangan. Biasanya setiap pelatih sepakbola juga punya formasi andalan atau favoritnya.
Sedikitnya ada 8 ragam formasi sepak bola yang sering digunakan dalampertandingan. Tentu saja dalam melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mempunyai formasi andalan.
Untuk menyusun formasi apa yang akan dipilihnya dalam suatu pertandingan sepakbola, pelatih biasanya memberi arahan formasi itu menyesuaikan siapa lawan yang akan dihadapi. Agar formasi yang disusun pelatih berjalan lancar dalam pertandingan maka semua pemain harus paham betul dengan formasi yang telah diberikan.
Formasi adalah bentuk awal permainan sepak bola dan yang berkembang selama permainan berlangsung adalah taktik. Formasi memiliki dua pola, yaitu pola penyerangan dan pola pertahanan. Setiap formasi sepak bola memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Kita kulik yuuk, 3 ragam formasi sepakbola yang sering digunakan dalam sepakbola, yang salah satunya adalah andalan Shin Tae-yong. Andalan Shin Tae-yong ini juga merupakan andalan pelatih Tottenham Hotspur guys.
Formasi 4-3-3
Formasi ini sering dimainkan pada era sepakbola modern ini. Formasi ini kerap dipilih karena mempunyai keseimbangan yang cukup baik baik dalam bertahan ataupun menyerang. Selain itu pola atau formasi 4-3-3 ini juga sangat fleksibel di lapangan, dapat menyesuaikan dengan cepat di lapangan. Keunggulan dari formasi ini adalah dimensi tengah dan penyerang yang seimbang. Sedangkan kekurangannya hanya memiliki satu penyerang murni, yang harus bekerja keras karena dituntut untuk tajam di depan gawang lawan.
Formasi 4-4-2
Formasi ini cocok untuk strategi melawan tim yang kualitasnya setara, karena cukup seimbang antara pemain bertahan dan menyerang. Susunan pemain dalam pola formasi ini yaitu empat pemain di area pertahanan, lalu empat pemain tengah yang hanya fokus dalam mengalirkan dan mengumpan bola.
Selanjutnya, ada dua pemain depan yang ditugaskan untuk mencetak gol. Kelemahan dalam formasi ini adalah para gelandang harus benar-benar kuat memenangkan bola agar aliran bola ke depan berjalan lancar.
Formasi 3-5-2
Artikel Terkait
RESMI: Graham Potter Pelatih Baru Chelsea
Fans Bayern Munchen Bentangkan Spanduk Protes Terkait Wafatnya Ratu Elizabeth II
Hokky Caraka Hattrick, Indonesia U-20 Menang Telak Atas Timor Leste U-20