Dalam operasionalnya, dapur ini melibatkan relawan dari warga setempat. Setiap RW di Desa Rancapanggung mengirimkan perwakilan untuk terlibat sebagai tenaga pendukung.
Baca Juga: Prabowo Terbang ke Amerika Serikat untuk Bertemu dengan Trump
Para relawan tersebut telah mengikuti pelatihan selama 14 hari yang difasilitasi oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan).
Menurut Tatang, keterlibatan warga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan program.
Ia berharap dapur SPPG Mandiri di Cililin dapat menjadi percontohan bagi pembangunan dapur-dapur serupa di kabupaten dan kecamatan lain di Jawa Barat.
Rencananya, pimpinan pusat PT Globaltech Mineral Indonesia dan Yayasan Bhakti Mitra Widyatama akan menghadiri acara peluncuran dapur tersebut pada awal Maret 2026.
Baca Juga: Detik-detik Angkot Hampir Tertabrak Kereta di Kawasan Jembatan Besi
“Kami berharap keberadaan dapur ini benar-benar memberi manfaat bagi para penerima dan menjadi model pengelolaan dapur SPPG Mandiri yang sesuai standar nasional,” kata Tatang.***
Artikel Terkait
Detik-detik Angkot Hampir Tertabrak Kereta di Kawasan Jembatan Besi
Pakar: Kedatangan Pasukan Perdamaian Indonesia Bisa Cegah Ambisi Israel
Viral Bocah Kelas 2 SD Minta MBG Diganti Uang Rp15 Ribu
Lama Tak Pulang, Warga Lampung Syok Lihat Desanya Punya 'Wisata' Baru
Prabowo Terbang ke Amerika Serikat untuk Bertemu dengan Trump
Nahkoda Diduga Lalai, Tongkang Hantam Dolphin PMP di Perairan Batanghari
Banjir Landa 9 Kecamatan di Grobogan Jawa Tengah
Setelah Rohana dan Rojali, Muncul Fenomena Rocadoh di Mall-mall Elite Indonesia
Tirta Mayang Jamin Kelancaran Distribusi Air Bersih saat Bulan Ramadan
Ketum APDESI Ajak Kepala Desa Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa