Istilah Jumlah Seri Terbitan Novel, Mulai Dwilogi hingga Heptalogi

photo author
Tim Terpantau 03, Terpantau
- Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:20 WIB
Ilustrasi buku. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi buku. (Pixabay/Pexels)

Terpantau.com - Kalian termasuk pencinta novel? Pernah membaca Supernova-nya Dewi (Dee) Lestari? Dee Lestari telah berhasil menerbitkan seri keenam dari novel Supernova-nya. Maka dapat dikatakan Dee Lestari telah menerbitkan heksalogi (enam seri).

Bagaimana kalau menerbitkan seri keempat suatu novel? Atau mungkin ketujuh? Mari simak istilah seri terbitan buku berikut ini.

Stand alone

Buku dapat dikatakan sebagai stand alone jika diterbitkan dalam satu seri saja dan tidak ada kelanjutannya. Contohnya, suatu novel Arswendo Atmowiloto yang berjudul Canting.

Dwilogi

Dwi berarti "dua", berasal dari bahasa Sansekerta. Maka dipastikan ini adalah seri buku yang diterbitkan dalam dua seri. Contoh novel Ayu Utami tentang Saman dan Larung dapat menjelaskannya.

Trilogi

Tri berarti "tiga", berasal dari bahasa Yunani. Tentunya ini tiga seri buku ya guys. Contoh Lord of The Rings karya JRR Tolkien yaitu: The Fellowship of The Ring, The Two Towers dan The Return of The King.

Tetralogi

Tetra berarti "empat". Tetra berasal dari bahasa Yunani. Contohnya Tetralogi Pulau Buru karya Pramudya Ananta Toer.

Pentalogi

Penta berarti "lima". Penta berasal dari bahasa Yunani. Contoh karya Rick Riordian yang berjudul The Trials of Apollo.

Heksalogi

Heksalogi berarti "enam", berasal dari bahasa Yunani. Contoh karya Dee Lestari, Supernova.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X