Terpantau.com Delapan perguruan tinggi Indonesia menjalin kerja sama dengan Pukyong National University (PKNU) Korea Selatan.
Adapun kerja sama akademi dilakukan antara Pukyong National University (PKNU) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Mataram (Unram), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pattimura (Unpatti).
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) digelar di Jangbogo dan dilakukan oleh Rektor Pukyong National University (PKNU), Prof Jang Young-Soo, bersama 8 rektor perguruan tinggi Indonesia yang mengikuti kerja sama pendidikan di Korea Selatan pada 7 November 2022.
Dalam pernyataan tertulis, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, mengatakan akan memaksimalkan kerja sama antara PKNU dan 8 universitas di Indonesia untuk kepentingan riset.
Penandatanganan kerja sama antara PKNU dan jumlah di Indonesia yang disaksikan Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan sejumlah delegasi DPR RI.
Laksana Tri Handoko mengatakan kerja sama akademik ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan para pihak dengan koneksi nyata dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, ilmu pengetahuan-teknologi dan internasionalisasi. Adapun para pihak yang mendukung untuk mendukung kerja sama akademik melalui berbagai kegiatan.
Dalam perjanjian kerja sama itu, para pihak dapat menjalin ikatan persahabatan. Kemudian juga saling berkolaborasi akademik serta melakukan pertukaran budaya dan personel. Dengan adanya kerja sama ini, dapat dilakukan pertukaran mahasiswa, cendekiawan, dan peneliti.
Selain itu, 8 universitas di Indonesia dan PKNU dapat memfasilitasi upaya kolaboratif lainnya yang mungkin dianggap bermanfaat bagi para pihak.
Sebagai informasi, Pukyong National University Korea Selatan merupakan salah satu lembaga pendidikan yang terdepan dalam bidang riset kelautan terutama untuk studi perikanan, maritim, serta pengembangan teknologi inovasi.
Pendidikan sebagai Game Changer
Menurut Puan, dunia pendidikan tidak saja merupakan urusan domestik semata, namun sudah menjadi bagian kerja sama antar negara.
Kolaborasi perguruan tinggi antar negara, ia melanjutkan, dapat berkontribusi untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi dan kualitas sumber daya manusia suatu negara.
Artikel Terkait
Jangan Habiskan Masa Kuliahmu Hanya Untuk Belajar di Kampus Saja, Coba Lakukan Hal Ini
Intip Pendidikan Prilly Latuconsina yang Kini Jadi Dosen Tamu di UGM