Menakar Penguatan Nilai Tukar Rupiah

photo author
Redaksi Terpantau, Terpantau
- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:08 WIB
Menakar Penguatan Nilai Tukar Rupiah. (Instagram/bank_indonesia)
Menakar Penguatan Nilai Tukar Rupiah. (Instagram/bank_indonesia)

Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang dinilai dapat membantu memperkuat stabilitas nilai tukar. 

Dengan mewajibkan sebagian hasil ekspor sumber daya alam disimpan lebih lama di dalam negeri, likuiditas dolar di sistem keuangan domestik berpotensi meningkat signifikan.

“Logikanya sederhana. Kalau selama ini devisa ekspor cepat keluar lagi ke luar negeri, pasar valas domestik menjadi tipis. Kebijakan DHE ini seperti membangun bendungan valas agar aliran dolar lebih lama berada di dalam negeri,” ujarnya.

Baca Juga: Analis Prediksi Harga BBM RI Naik jika Perang AS–Iran Terus Berlanjut

Ke depan, David menilai stabilitas rupiah sangat bergantung pada konsistensi kebijakan ekonomi. 

Ia menekankan pentingnya menjaga kredibilitas koordinasi kebijakan makro antara pemerintah dan bank sentral, memperdalam pasar valuta asing domestik, menjaga disiplin fiskal, serta memperkuat arus devisa dari ekspor dan investasi.

“Dalam situasi global yang sangat volatil seperti sekarang, stabilitas rupiah pada akhirnya bukan hanya soal supply dan demand dolar, tetapi juga soal kepercayaan pasar terhadap konsistensi kebijakan ekonomi kita,” pungkas David.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Terpantau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Harga Minyak Melejit, APBN 2026 Terancam Jebol

Senin, 30 Maret 2026 | 11:38 WIB
X