Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Aula yang Jadi Saksi'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Jumat, 17 November 2023 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Aula yang Jadi Saksi' (Pixabay)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Aula yang Jadi Saksi' (Pixabay)

Terpantau.com – Mulai lagi yuk dengan novel terbaru. Masih novel Siwi Susilaningsih. Berbeda dengan novel penagraf, pada novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya. Dengan tokoh utama Eve, Erwin dan Ryan.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Sinopsis Dracin iQIYI Terbaru, Story of Kunning Palace yang Diperankan Bai Lu dan Zhang Linghe: Penuh Intrik, Cinta dan Benci Jadi Satu

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 3. Cakrawala Baru.

Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Setiadi Beri Sambutan Pada Peresmian X Tahun Pemilihan Paus Fransiscus Di Kedubes Takhta Suci . Paus Terpilih Hasil Konklaf 2013

Episode 72. Aula yang Menjadi Saksi

Setelah yakin kalau aku baik-baik saja ditinggal mereka berdua, Erwin dan Melania beranjak dari aula. Tinggal aku sendiri. Orangtua yang berdatangan semakin banyak dan tiba-tiba kursi kosong disampingku didatangi seorang perempuan berambut sebahu. Dia tersenyum padaku dan bertanya apakah kursi di sebelahku kosong. Aku membalas senyumannya dan mengangguk sambil menjawab kosong.

Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Setiadi, Perkuat Hubungan Bilateral Dengan Takhta Suci Vatican : Indonesia Berbagi Nilai Sama

Lalu kami bercakap, saling bertanya nama, orangtua siapa, darimana, dapat kartu warna apa. Dari pembicaraan itu aku tahu dia berasal dari Bandung, tapi lebih banyak tinggal di Kebumen. Dia mendapat kartu warna biru, sama dengan kartuku. Kami lalu saling menebak satu sama lain kira-kira apa maksud dari warna ini. Tentu saja kami penasaran karena ini kali pertama kami menyekolahkan anak kami disini. Belum ada pengalaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X