Terpantau.com – Mulai lagi yuk dengan novel terbaru. Masih novel Siwi Susilaningsih. Berbeda dengan novel penagraf, pada novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya. Dengan tokoh utama Eve, Erwin dan Ryan.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 4.Menabur Harap Di Muntilan.
Episode 93. Sesuatu yang Disembunyikan Ryan.
Erwin rupanya cepat tanggap. Dia mengajak Alex untuk berkeliling di area wisata Kaliurang. Di tempat Ryan ada dua sepeda. Erwin minta ijin Melania untuk memakai sepeda itu. Alex kegirangan. Maka pergilah mereka berdua. Jalan-jalan Ke Tlogo Nirmolo dan Tlogo Putri sambil refreshing. Suasana di lereng Merapi itu memang penuh pesona. Sejuk. Pepohonan tinggi. Kopi hangat dan teh hangat. Serta kendaraan jeep untuk tour Merapi.
Melania kemudian mengajakku duduk di ruang tengah. Kursi dan meja yang mengkilat dari kayu jati asli itu sungguh menggambarkan bagaimana Ryan. Melania duduk dan mengawali pembicaraan yang agak serius. “Jangan histeris dengan apa yang akan kukatakan padamu,” Melania berucap. Karena Melania bicara begitu justru aku siap-siap histeris. Lalu Melania menunjukkan foto seorang perempuan muda dengan anak perempuan yang kira-kira umurnya satu atau dua tahun lebih muda dari Alex. Aku memandangi foto itu. Benar saja aku nyaris histeris, karena wajah perempuan itu dari angle yang ada di foto 95% mirip aku. Kukatakan 95% karena aku tidak pernah merasa berfoto dengan gaya seperti itu. Juga tidak punya baju berwarna itu.
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Kebun Mawar yang Harus Kuusahakan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Mawar-Mawar Pilihan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Saatnya Melepasmu ke Medan Perang'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Upacara Penerimaan Murid Baru'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Antara Kenangan yang Tak Ingin Kulepaskan Dan Harapan Yang Kugenggam'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Ada yang Mau Memberi Hadiah Sepeda'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Apa yang Disembunyikan Di Rumah Ryan?'