Terpantau.com – Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.
Episode 112. Rumah Erwin yang Penuh Nuansa
Aku mengikuti panggilan Erwin. Sesaat aku membayangkan bagaimana kira-kira interior rumah Erwin mengingat tampilan bagian depan yang bergaya Gothic. Apakah interiornya juga sama? Begitu sampai di depan pintu, aku melepaskan sepatuku, takut mengotori lantai rumah Erwin. Benar saja, Erwin menyiapkan slippers warna Gothic juga, eh maksudnya warna coklat gelap. Aku memakainya. Lalu Erwin mengajakku duduk di meja makan. Kembali aku kagum. Meja makan yang didesign Gothic itu terbuat dari kayu jati dengan kaki-kaki dari besi kokoh warna coklat. Demikian juga kursinya, hanya saja bantalannya berwarna putih coklat.
“Teh cammomile. Gulanya ada disini,” kata Erwin begitu aku duduk. Aku memandang sekeliling. Dapur rumah Erwin juga bernuansa Gothic, demikian juga lemari makan dan kitchen set yang ada. Dari dapur aku dapat memandang ke depan. Di ruang tamu yang luas itu, ada partisi yang membatasi antara ruang tamu dan ruang keluarga. Furniture yang ada semua nuansa Gothic hanya gradasi warnanya yang lebih soft, agak putih atau coklat. Di ruang tamu ada perapian tiruan, seperti yang ada di rumah Ryan. Aku seperti merasakan ada konektivitas. TV besar ada di dekat perapian tiruan itu, dan beberapa pigura foto. Di samping itu ada tangga keatas menuju lantai dua. Ada dua kamar tidur di samping ruang tamu dan keluarga itu. Sementara dibalik ruang keluarga ada satu kamar. Kuduga itu kamar Erwin.
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Antara Frasa Dan Rasa: Erwin Berada Dimana?'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Test The Water'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Perempuan Cantik Bernama Liesye'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Pohon Kenanga Souvenir Pernikahan Erwin'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Erwin yang Semakin Atraktif'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Erwin yang Terbuka Seluas Samudera'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna'