Baca Juga: Yenny Wahid Tegaskan Alasan Dukung Ganjar Mahfud, Sebut Keduanya Tokoh yang Dorong Perdamaian
Wajah Ryan tampak sedikit berwarna karena di janggutnya telah ditumbuhi jenggot. Eksotis sih kalau tidak mau mengatakannya sexy. Senyumnya tetap menawan dan tatapan matanya tetap saja mengandung sejuta pesona. Aku yakin Ryan bukannya tak tahu kalau aku melakukan skrining terhadapnya, seperti halnya dia juga melakukan skrining terhadapku. Berjuta pertanyaan yang berkecamuk di benak kami masing-masing, sebenarnya adalah question taq, pertanyaan yang tak memerlukan jawaban. Ryan belum menjawab pertanyaanku tadi, kapan dia kembali dari IKN. Dia justru bertanya kapan Erwin menyusul ke Jogja. Kayaknya Ryan lebih tertarik pada Erwin daripada aku. Wah celaka kalau begini, aku kalah dalam memenangkan pertarungan di benak Ryan. Tapi benar juga sih, kan kami memang akan mengurus kebun mawar yang di Muntilan. Benar-benar aku terlalu sensitif.
SDS. 5.1.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Ketakutan Karena Alasan yang Tak Jelas'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Penjelajahan Dunia Maya'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Kode Tersembunyi Di Balik Secangkir Teh Lemon Balm Dari Erwin'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Tidak Goyah, Uang Kembali'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Selain Pikiranku, Hariku Pun Ikutan Sibuk'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Sepanjang Jalan yang Mampu Kukenang'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Apa Pembelaanmu, Eve?'