Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.
Baca Juga: Ishtar dan Disappearing Message, Sebuah Pentigraf Sebagai Bacaan Ringan Di Hari Valentine
Episode 170. Terjebak Dalam Jebakan King Charming
Erwin kelihatan charming sekeluar dari exit gate bandara. Dia langsung dapat melihatku dan melambaikan tangan serta melempar senyum. Sepertinya dia bahagia sekali. Mungkin dia berhasil deal dengan kliennya atau mendapat sesuatu yang baru. Senyumnya sungguh sumringah dan menggugah seleraku. Erwin berjalan berbelok ke kanan dan Dullah mengambil alih koper yang ditariknya. Koper warna hitam itu sepertinya menjadi saksi, bagaimana Erwin tampak bahagia.
Erwin lalu mendatangiku dan refleks memelukku. Kemudian kami bersama mengikuti Dullah menuju ke mobil. Sesampai di mobil, Erwin mengatakan kepada Dullah untuk pulang ke rumah. Dullah mengiyakan. Kemudian dari tas yang dibawanya, Erwin mengeluarkan sesuatu. Sambil mengeluarkan sesuatu, dia meminta air kemasan ke Dullah. Kemudian dia mencuci tangannya dengan hand sanitizer, dan membuka semacam kantung kertas untuk membungkus kacang rebus. Aku penasaran, Erwin mau berbuat apa. Dia mengeluarkan isinya, dan membuka satu diantaranya. Diberikannya padaku.
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Aku Memutuskan Membuang Undi'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kalah Taruhan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Mencari Posisi Tawar Menawar'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Panggilan Darurat'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Ragu yang Kembali Mengganggu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Rahasia-Rahasia yang Terjaga Sempurna'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Siapa Pemain Siapa Pelatih'