Pesawat mendarat di Bandara Changi. Erwin bergegas turun dan aku mengikutinya. Ketika semua bagasi sudah kami dapatkan, Erwin langsung mengajakku keluar bandara dan ada satu taksi sudah menunggu. "Kita mengejar waktu. Naik taksi saja ya. Seru-seruannya naik MRT besok saja." Aku mengikuti Erwin bagai kerbau dicocok hidung. Kalau biasanya aku pergi ke Singapura sendirian dan tentu saja aku secara mandiri bisa menentukan ini itu. Kali ini tidak.
SDS. 27.2.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Ah, Sejujurnya Aku Berharap'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Terjebak Dalam Jebakan King Charming'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Makan Hazelnut Kukus Di Orchard Road?'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Road To Orchard'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Erwin Kurang Kerjaan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Gagal Balas Dendam'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Perempuan Cantik Di Kantor Erwin'