Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Cinta Dan Rindu yang Berhamburan'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Jumat, 12 April 2024 | 15:15 WIB
el Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Cinta Dan Rindu yang Berhamburan' (TanteTati/Pixabay)
el Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Cinta Dan Rindu yang Berhamburan' (TanteTati/Pixabay)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6 Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Contoh Soal, Kunci Jawaban, dan Pembahasan Literasi Bahasa Indonesia PBM UTBK SNBT 2024, Cocok Untuk Latihan Adu Mekanik

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 6. Tirai Tirai Indah yang Tersingkap

Baca Juga: Caesar Wu yang Sukses Dengan Dracin General's Lady Main Di Blossom In Adversity Bareng Hu Yitian dan Zhang Jingyi, Banjir Pujian

Episode 220. Tirai Keluarga Erwin: Cinta Dan Rindu yang Berhamburan

“Eve, pagi di rumah tanpa kehadiranmu terasa sepi. Bahkan kopi pun terasa dingin,” pesan Erwin yang tiba-tiba muncul di chatt WA-ku ketika aku terbangun di pagi hari. Pesan Erwin itu terasa puisi bagiku. Tidak menyangka kalau Erwin bisa menulis kalimat sepuitis ini. Ah! Mungkin dia sedang jatuh cinta, karena konon orang yang sedang jatuh cinta tiba-tiba menjadi penyair anyaran alias penyair baru.

Baca Juga: 6 Penggambaran Ratu Paling Menawan dalam Drama Sejarah Korea: Nomer 4 Sangat Populer Pada Zamannya!

“Selamat datang di Jakarta, jadilah yang dapat diandalkan,” begitu balasku. Aku mau menulis jadilah anak yang baik, koq kayak nulis pesan ke Alex. Atau kalau kutulis jadilah lelaki andalan, takutnya nanti bermakna ganda. Repot juga ya kalau berhadapan dengan orang yang overthinking kayak aku. Apa saja mesti dibahas dulu akar permasalahannya, filosofinya dan akibat dari yang ditimbulkannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X