Selesai mandi dan mematut diri, aku menuju kebun sebentar walau agak gelap. Demi menghadirkan suasana romantis bagi Melania yang rasanya sedang berbunga-bunga. Barangkali kehadiran Gerry memberinya cakrawala baru. Terlihat dari tindak tanduknya yang berbeda. Atau jangan-jangan aku yang berprasangka buruk saja ya, Melania sebenarnya biasa-biasa saja seperti biasanya. Ah apapun itu, kebahagiaan dan pertemuan harus dirayakan. Kupetik satu tangkai mawar warna kuning tua, kutaruh di vas bunga dan kubawa ke hadapan Melania. Kusertakan satu batang lilin warna kuning juga. Kunyalakan. Kupanjatkan doa dan kuajak Melania makan. Dia hanya bisa ternganga dan tak menyangka dengan perbuatanku yang menurutnya gila.
SDS. 19.4.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 6 Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Cinta Dan Rindu yang Berhamburan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Dua Gelas Es Teh Tawar'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, Tirai Keluarga Erwin:Cerita Dibalik Dua Gelas Es Teh Tawar
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Menemani Melania Temui Calon Rekanan
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Rekanan yang Ganteng?'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Tanya Tokek Atau Hitung Kancing '
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Apakah Ada Udang Dibalik Batu?'