Novel Penagraf Ivy Bagian II Jakarta Jakarta Jakarta, 'Cinta yang Mulai Dipertanyakan'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 22 Februari 2023 | 15:15 WIB
Novel Penagraf Ivy Bagian II Jakarta Jakarta Jakarta, 'Cinta yang Mulai Dipertanyakan' (pixabay.com)
Novel Penagraf Ivy Bagian II Jakarta Jakarta Jakarta, 'Cinta yang Mulai Dipertanyakan' (pixabay.com)

Terpantau.com - Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf. Mulai hari ini dengan bagian II, Jakarta Jakarta Jakarta.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf. Sekarang memasuki bagian II, Jakarta Jakarta Jakarta.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka. Simak yuk bagian II, Jakarta Jakarta Jakarta.

Baca Juga: Pengantar Renungan Paskah Minggu Kelima 

Stay tune ya.

Cinta yang Mulai Dipertanyakan

"Ampuuun Ivy" kata Valiant. Aku menghentikan menggebuk Valiant. Setelah beberapa waktu akhirnya Valiant bicara," Aku kan laki-laki normal, Ivy. Tentu saja aku punya keinginan itu," katanya. "Tapi tidak dalam keadaan terpaksa," kata Valiant. "Aku mencintaimu Ivy, aku akan menunggu sampai saatnya tiba." Kata-kata Valiant aku mencintaimu itu sangat berarti bagiku. Setidaknya ada kata verbal yang terucap, jadi aku tidak akan salah sangka.

"Sebelumnya?" tanyaku. Lalu Valiant bercerita, kalau perempuan-perempuan yang dekat dengannya, tak ada yang tulus mencintainya. Mereka kalau nggak menginginkan hartaku, mereka menginginkan ketampananku saja. Aku berusaha jujur padamu Ivy, aku berusaha membuka diriku seluas-luasnya, agar kau tahu aku seperti aku apa adanya. Bukan dalam bayangan, bukan dari cerita orang.

Baca Juga: Mengenal Jerry Yan, Aktor Utama The Forbidden Flower yang Awet Muda dan Menawan

"Kamu jangan terpengaruh kata-kata Papi ya" pintanya. Selama ini Papi sudah mengomelin aku,  lalu menantangku, jangan bawa perempuan lagi ke rumah kalau kamu nggak serius, kamu nggak yakin dengannya, atau juga dia nggak yakin padamu. Makanya papi kemarin girang bukan kepalang, kau mau datang. Dan celakanya Papi malah mengancamku.

"Hah? mengancam apa?" tanyaku. Papi mengancamku, kalau aku gagal dalam hubunganku denganmu, pastilah salah itu ada pada aku. Papi ngebelain kamu, Ivy. Kata-kata Valiant ini serasa bujuk rayu paling muthakir yang meluluhlantakkan hatiku. Jadi aku sudah memenangkan hati Papinya?

"Kamu mencintai aku kan Ivy?" tanya Valiant. Aku geragapan. Tak menyangka akan ditanya seperti itu. "Ivy...??" Valiant masih menunggu jawabanku. Aku memang pelit mengucapkan aku cinta padamu, terhadap Diaz juga. Oh God. Aku ingat bibir Diaz membentuk kalimat I love you di lobby hotel itu. Cintakah aku pada Valiant?

SDS. 02.06.2020.

Baca Juga: Subtes Penalaran Matematika: 5 Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Tes Skolastik UTBK 2023

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X