Terpantau.com – Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.
Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.
Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.
Stay tune ya.
Baca Juga: Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Lelaki yang Menunggu Di Dermaga Selatan'
Providensia
Sekira jam 18.30 WIB kuketuk kamar Valiant. Tidak ada jawaban. Dari kamarnya juga tak terdengar suara. Aku menuju resepsionis, siapa tahu ada yang tahu kemana Valiant. "Oh ya bu, ada pesan dari Pak Valiant" Valiant pergi keluar untuk urusan pekerjaan. Dia berpesan kalau aku mencarinya, tunggu saja nanti malam sepulang dia dari urusan bisnisnya. Pesan itu sampai di resepsionis sejak jam 15.00 tadi. Sudah lama juga dia pergi. Setelah mengucap terimakasih, aku berniat keluar, melihat-lihat suasana hotel ini, hotel yang harus segera kami tinggalkan, besok pagi.
Baca Juga: 5 Kota Romantis Di Dunia Cocok Dikunjungi Saat Hari Valentine, Dari Santorini Hingga Ubud (Part 2)
Alex juga akan check out besok pagi, tapi dia akan ke Medan melalui jalan darat. "Sekalian mengenalkan Samosir ke Heidy" kata Alex. Jadi kami tidak akan satu pesawat dan aku serta Valiant akan tiba di Medan lebih dulu, langsung sambung ke Jakarta.
Ketika pintu geser otomatis itu terbuka, pas pula Valiant turun dari taksi. Valiant melihatku,
"Sudah lama menunggu Iv?" tanyanya. Aku menggelengkan kepala. Tak tega melihat dia baru saja pulang dari perjalanannya. "Boss mandi dulu saja ya, aku tunggu di lobby" kataku. Dia merengut "Lupa ya, panggil boss lagi" katanya. Dia berlalu, setelah setuju dengan usulku agar dia mandi dulu.
Sambil menunggu Valiant, aku lanjutkan untuk jalan-jalan di sekitar hotel. Ada taman yang bagus. Bunganya warna warni. Juga air mancurnya, menjelang malam begini, lampunya indah. Syahdu. Banyak tamu yang duduk di sekitar air mancur dan taman. Ada satu patung singa yang menarik perhatianku. "Singa dipercaya sebagai penduduk asli Ukraina" begitu bunyi awal narasinya. Uups...ada patung singa? Ukraina? Lalu aku terlonjak? Alex? Adakah sesuatu yang kebetulan? Tidak. Kata salah seorang romo yang kukenal, semua itu ada dalam penyertaan Tuhan. Providentia.
Baca Juga: 5 Dari 20 Coklat Termahal Di Dunia, Dari Cadbury Wispa Gold Hingga Le Chocolate Box (Part 4 - Tamat)
Aku sampai lupa waktu, kelamaan berjalan-jalan di taman, hingga aku ingat aku harus balik ke lobby menemui Valiant. Rupanya aku salah langkah, ketika aku berbalik, Valiant sudah berdiri gagah di hadapanku. "Kebiasaan lamamu Iv" katanya. Aku tidak terkejut. Beberapa kali dalam acara kantor, ketika aku hilang lama-lama, aku selalu ditemukan di taman atau semacamnya di sekitar lokasi penginapan kami.
Artikel Terkait
Novel Penagraf Ivy, 'Kulepas Diaz'
Novel Penagraf Ivy, 'Aku Tak Mau Kehilanganmu, Iv'
Novel Penagraf Ivy, 'Three Times A Lady'
Novel Penagraf Ivy, 'Kudapatkan Saksi Pernikahanku'
Novel Penagraf Ivy, 'Resign'