Terpantau.com – Henti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan penderitanya hilang kesadaran dan bahkan berhenti bernapas.
Henti jantung dapat terjadi akibat adanya beberapa penyakit yang menyebabkan gangguan pada jantung sehingga jantung berhenti memompa darah keseluruh tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen sampai kematian.
Penderita perlu diberikan pertolongan pertama berupa CPR dan kejut jantung, agar tidak terserang komplikasi. Selain penyakit, henti jantung juga bisa terjadi karena disebabkan beberapa faktor pemicu.
Baca Juga: Bahaya Konsumsi Minuman Energi Berlebihan, Bisa Picu Serangan Jantung
Penyebab dan Faktor Pemicu Henti Jantung
Biasanya, penyebab henti jantung karena adanya irama jantung yang tidak normal. Hal ini bisa terjadi akibat sistem kelistrikan jantung yang tidak bekerja secara tepat.
Sistem kelistrikan jantung berfungsi untuk mengontrol laju dan ritme detak jantung. Jika mengalami gangguan, maka detak jantung bisa terjadi lebih cepat atau lebih lambat. Meskipun umumnya tidak berbahaya, tetapi aritmia yang tidak diatasi dapat menyebabkan henti jantung.
Selain itu, ada beberapa faktor lainnya yang meningkatkan risiko henti jantung, seperti:
1. Penyakit arteri koroner
Sebagian besar henti jantung umumnya terjadi pada pengidap arteri koroner. Kondisi ini terjadi ketika arteri tersumbat oleh plak yang mengendap sehingga mengganggu aliran darah menuju jantung.
2. Serangan jantung
Serangan jantung dapat menyebabkan munculnya jaringan parut pada bagian jantung. Jaringan parut tersebut dapat menyebabkan gangguan kelistrikan pada jantung yang meningkatkan risiko aritmia.
3. Pembesaran jantung
Artikel Terkait
Wajib Coba! 5 Buah Penurun Kolesterol Paling Ampuh, Cegah Penyakit Jantung
6 Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung Koroner Yang Mudah Ditemukan
Tips Agar Kesehatan Jantung Tetap Terjaga, Hindari 4 Makanan Pemicu Kolesterol Tinggi Ini!