Waspada!  Berikut 5 Faktor yang Meningkatkan Risiko Henti Jantung

photo author
- Kamis, 16 Februari 2023 | 11:33 WIB
Waspada!  Berikut 5 Faktor yang Meningkatkan Risiko Henti Jantung
Waspada!  Berikut 5 Faktor yang Meningkatkan Risiko Henti Jantung

Terpantau.comHenti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan penderitanya hilang kesadaran dan bahkan berhenti bernapas.

Henti jantung dapat terjadi akibat adanya beberapa penyakit yang menyebabkan gangguan pada jantung sehingga jantung berhenti memompa darah keseluruh tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen sampai kematian.

Penderita perlu diberikan pertolongan pertama berupa CPR dan kejut jantung, agar tidak terserang komplikasi. Selain penyakit, henti jantung juga bisa terjadi karena disebabkan beberapa faktor pemicu.

Baca Juga: Bahaya Konsumsi Minuman Energi Berlebihan, Bisa Picu Serangan Jantung

Penyebab dan Faktor Pemicu Henti Jantung

Ilustrasi -- Henti Jantung Mendadak.
Ilustrasi -- Henti Jantung Mendadak. (Pixabay)

 

Biasanya, penyebab henti jantung karena adanya irama jantung yang tidak normal. Hal ini bisa terjadi akibat sistem kelistrikan jantung yang tidak bekerja secara tepat.

Sistem kelistrikan jantung berfungsi untuk mengontrol laju dan ritme detak jantung. Jika mengalami gangguan, maka detak jantung bisa terjadi lebih cepat atau lebih lambat. Meskipun umumnya tidak berbahaya, tetapi aritmia yang tidak diatasi dapat menyebabkan henti jantung.

Selain itu, ada beberapa faktor lainnya yang meningkatkan risiko henti jantung, seperti:

1. Penyakit arteri koroner

Sebagian besar henti jantung umumnya terjadi pada pengidap arteri koroner. Kondisi ini terjadi ketika arteri tersumbat oleh plak yang mengendap sehingga mengganggu aliran darah menuju jantung.

2. Serangan jantung

Serangan jantung dapat menyebabkan munculnya jaringan parut pada bagian jantung. Jaringan parut tersebut dapat menyebabkan gangguan kelistrikan pada jantung yang meningkatkan risiko aritmia.

3. Pembesaran jantung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Halodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X