Terpantau.com - Pada tanggal 14 Februari, sebagaimana tradisi dari Gereja Katolik yang tercermin dalam kalender Liturgi 2024, masa Pra Paskah dimulai dengan hari Rabu Abu.
Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 minggu, dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci. Tentunya renungan dari hari ke hari dapat berbeda.
Masa Pra Paskah diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur. Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.
Renungan hari ini adalah Renungan Hari Rabu Abu.
Hanya debulah aku di bawah kakiMu Tuhan
Tentu kami sangat menghormati tradisi gereja Katolik yang usianya telah berabad-abad dengan mewariskan tanda-tanda tentang siklus kehidupan dan keselamatan. Tanda - tanda itu mengingatkan orang tentang kehadiran Allah kepada manusia.
Melalui tanda-tanda itu pula Allah telah mengi-ngatkan manusia bahwa ia mampu sampai ke hadiratNya. Orang diingatkan kembali akan penyelenggaraan illahi dan belas kasihNya yang tak terputus.
Allah selalu hadir, bukan hanya dalam suasana kegembiraan, dan kemuliaan, melainkan juga dalam suasana perkabungan. Dalam suasana perkabungan itu abu adalah adalah materi yang dipakai sebagai simbol.
Orang diingatkan kembali lewat tanda perkabungan itu untuk masuk ke dalam suasana pertobatan, orang diingatkan kembali merendahkan diri menuju kemenangan kebangkitan Kristus.
Tanda itu oleh gereja diselenggarakan sebagai hari Rabu Abu yaitu hari pertama masa Prapaska dalam liturgi tahunan gerejawi.
Secara perhitungan kalender, hari itu ditentukan jatuh pada hari Rabu, 40 hari sebelum hari Paskah tanpa menghitung hari - hari Minggu, atau 44 hari termasuk hari Minggu sebelum perayaan wafat Kristus pada hari Jumat Agung.
Nama Rabu Abu berasal dari pengolesan abu pertobatan di dahi para jemaat disertai dengan ucapan "Bertobatlah dan percayalah pada Injil" atau diktum "Ingatlah bahwa engkau adalah debu, dan engkau akan kembali menjadi debu".
Artikel Terkait
Lirik Lagu Take These Ashes yang Sangat Mengena Sebagai Renungan di Hari Rabu Abu Masa Pra Paskah
'Berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu', Renungan Hari Kamis Sesudah Rabu Abu Masa Pra Paskah
Arti Perayaan Paskah Bagi Umat Kristen, Tak Sekedar Mengenang Kebangkitan Yesus
Arti Simbol Warna yang Digunakan Dalam Liturgi Paskah
Renungan Hari Rabu Abu: 'Dari Debu Kembali ke Debu Tetapi Roh Diselamatkan oleh Allahku'