Terpantau.com - Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Bulan suci ini dianggap sebagai waktu yang penuh berkah, kesempatan untuk membersihkan jiwa, meningkatkan ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Persiapan yang matang sebelum memasuki bulan Ramadhan sama pentingnya seperti ketika kita hendak kedatangan tamu terhormat, Raja, Presiden, atau tamu-tamu mulia lainnya. Sehingga tentu kita akan mempersiapkan kedatangan tamu penting tersebut dengan baik dan menyambut dengan sebaik-baiknya sambutan.
Begitu juga dengan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Rasulullah SAW dan para sahabatnya telah memberikan kita banyak contoh, nasihat, dan tuntunan dalam persiapan menyambut Ramadhan, serta amalan-amalan yang bisa kita lakukan dałam memantaskan diri sebelum datangnya Ramadhan.
Mengutip dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap Menyambut Bulan Ramadhan dari Sebelum Ramadhan Sampai Setelahnya oleh Abu Maryam Kautsar Amru, berikut ini empat persiapan yang bisa kita lakukan sebagai umat Muslim dałam menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat untuk Penerbangan Musim Haji 2024
Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
1 .Mulai memperbanyak dan belajar membaca Alquran
Hal ini dimaksudkan sebagai latihan keseriusan membaca Alquran sebelum datangnya bulan Ramadhan, yang harus senantiasa kita isi dengan amalan membaca alquran. Tujuan ini sama dengan tujuan memperbanyak puasa sunnah pada bulan sya'ban, yakni agar kita terlatih dan sudah terbiasa.
2. Memperbanyak puasa sunnah pada bulan Syaban
Pada bulan Syaban, sebulan sebelum Ramadhan. Rasulullah SAW banyak sekali melakukan puasa sunnah pada bulan ini. Bahkan dalam salah satu hadits shohih, sampai dikatakan Rasulullah hampir puasa sebulan penuh pada bulan Syaban ini.
Rasulullah banyak melakukan puasa sunnah pada bulan Syaban dimaksudkan sebagai "latihan puasa" untuk persiapan memasuki puasa Ramadhan.
Dari ‘Aisyah ra beliau mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu falaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya'ban." (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)
Ada catatan penting bagi puasa di bulan Syaban ketika sudah mendekati masuk bulan Ramadhan. Sehari atau dua hari sebelum masuk bulan Ramadhan, kita dilarang untuk berpuasa pada akhir bulan Syaban ini.
Hal ini dilarang dengan alasan agar tidak tercampur antara puasa sunnah pada bulan Sya'ban dengan puasa wajib pada bulan Ramadhan. Yakni agar jangan sampai kita melakukan puasa Sunnah bulan Syaban, padahal sebenarnya secara hitungan bulan sudah masuk bulan Ramadhan.
Artikel Terkait
PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 1445 H Jatuh pada 11 Maret 2024
Rahasia Puasa di Bulan Suci Ramadhan agar Lancar: Menjaga Keseimbangan Nutrisi yang Tepat
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 1445 H pada 10 Maret 2024
Dugderan: Tradisi Khas Masyarakat Semarang dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Punggahan: Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadhan Warisan Leluhur yang Terus Dilestarikan, Identitas Keislaman dan Kebudayaan Indonesia
10 Amal Ibadah di Bulan Ramadhan yang Perlu Kamu Ketahui
5 Hikmah Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan, Salah Satunya Tempat Pengampunan Dosa
10 Pilihan Menu Sahur Tanpa Nasi Selama Bulan Ramadhan, Bergizi dan Mengenyangkan
10 Menu Pilihan Berbuka Puasa: Rendah Kalori dan Bergizi untuk Orang Diet
Ramadhan Semakin Dekat, Hutang Puasa Belum Terlunasi ? Kalau Belum, Yuk Simak Penjelasan Berikut Ini!
Bermakna dan Menyentuh Hati! Contoh Teks Ceramah Ramadhan 2024 Tentang Menghadapi Musibah Dengan Kesabaran dan Keikhlasan
Inilah Deretan Negara dengan Durasi Puasa Terlama di Dunia, Ada yang Sampai 23 Jam Loh!
Inilah Menu Buka Puasa Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Nikmat dan Sehat