Makna dan Sejarah Jumat Agung Bagi Umat Kristiani

photo author
- Jumat, 7 April 2023 | 13:35 WIB
Jumat Agung  -  Ilustrasi (Ist)
Jumat Agung - Ilustrasi (Ist)

Terpantau.com -  Tepat hari ini, Jumat (7/4/2023), diperingati sebagai perayaan Jumat Agung bagi para umat Kristiani di seluruh dunia. Jumat Agung merupakan hari peringatan umat Kristiani pada penderitaan Yesus di kayu salib oleh kerajaan penduduk Romawi di Yerusalem.

Jumat Agung memiliki makna yang sangat penting bagi umat Katolik. Di Bukit Golgota atau Bukit Tengkorak tempat Yesus disalibkan, menderita sakit yang luar biasa selama berjam-jam sebelum akhirnya wafat.

Jumat Agung dirayakan setiap tahun pada hari Jumat sebelum Paskah. Dalam kalender liturgi Kristiani, Jumat Agung dianggap sebagai salah satu hari paling suci karena mengingat peristiwa penderitaan dan kematian Yesus Kristus di kayu salib.

Baca Juga: Catat! Berikut Jadwal Perayaan Misa Pekan Suci 2023 di Gereja Katedral Jakarta

Makna Jumat Agung bagi umat Kristiani sangat penting, mengingatkan mereka akan keselamatan yang dibawa oleh Yesus Kristus melalui pengorbanan-Nya. Pada hari Jumat Agung, umat Kristiani merenungkan penderitaan Kristus di kayu salib, dan berusaha untuk memahami betapa besar pengorbanan yang dilakukan oleh-Nya.

Sejarah Jumat Agung bermula dari kisah kematian Yesus Kristus yang terjadi pada abad ke-1 Masehi. Menurut catatan Alkitab, Yesus ditangkap, diadili, dan disalibkan pada hari Jumat sebelum Paskah Yahudi.

Kematian-Nya di kayu salib dipercayai oleh umat Kristiani sebagai pengorbanan yang diberikan oleh Yesus untuk menebus dosa manusia.

Menurut kitab Suci, sebelum dipaku di kayu salib, Yesus disiksa dan dicemooh oleh para prajurit Romawi. Ia kemudian diangkut ke bukit Golgota, di mana Ia disalibkan bersama dua orang penjahat.

Selama tiga jam, Yesus mengalami penderitaan yang luar biasa, sebelum akhirnya wafat pada jam 3 sore.

Baca Juga: 8 Tempat Wisata Religi Islami di Indonesia, Cocok untuk Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2023

Setelah kematian-Nya, jenazah Yesus ditempatkan di kuburan. Namun, pada hari Minggu pagi, Ia bangkit dari kematian, dalam apa yang dipercayai umat Kristiani sebagai kebangkitan Kristus.

Kejadian ini merupakan peristiwa penting dalam agama Kristiani, dan dirayakan pada hari Paskah.

Dalam perayaan Jumat Agung, umat Kristiani mengenang peristiwa kematian Kristus dengan cara yang berbeda-beda di seluruh dunia. Beberapa gereja menyelenggarakan ibadah khusus, seperti pengambilan salib dan doa-doa yang disesuaikan dengan tema hari itu.

Ada juga yang melakukan tradisi berpuasa atau menghindari makanan tertentu pada hari ini, sebagai tanda kesedihan atas penderitaan Kristus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: dpr.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X