Terpantau.com Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2023 sebanyak 185.000 wisatawan seiring meningkatnya jumlah pemudik.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memprediksi kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2023 akan mengalami lonjakan
"Tahun ini pemudik dari kota-kota besar seperti Jakarta naik drastis. Kami prediksi kunjungan wisatawan juga ikut naik," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono.
Melonjaknya jumlah wisatawan ke Gunungkidul Yogyakarta sejalan dengan prediksi meningkatnya jumlah pemudik selama libur Lebaran. Oleh karenanya, jumlah pengunjung ke tempat wisata Gunungkidul pun dipastikan melonjak signifikan.
Dalam menghadapi libur Lebaran tahun ini, Dinas Pariwisata telah berkoordinasi dengan lintas sektor, seperti TNI, Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub).
"Petugas yang membantu pengamanan dan kelancaran layanan wisata mencapai 282 petugas dari lintas instansi," katanya.
Baca Juga: 4 Tempat Wisata Gunung Kidul Paling Sering Dikunjungi Saat Libur Lebaran, Yuk Simak!Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meminta penyedia jasa wisata dan segenap pelaku usaha bersiap. Yang terpenting, peningkatan harga makanan maupun oleh-oleh harus dalam batas wajar.
Pasalnya, pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pembangunan Gunungkidul tergantung pada sektor pariwisata. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat perlu berkolaborasi untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
"Misalnya segala sesuatu yang dijual berkualitas baik. Jangan sampai mematok harga di luar kewajaran," katanya.
Artikel Terkait
Masyarakat Diimbau Mudik Lebaran Lebih Awal Agar Terjebak Macet, Ada Banyak Diskon Harga Tiket Libur Lebaran,
Mudik Lebaran Bawa Mobil? Hyundai Siapkan Layanan Darurat 24 Jam dan Bengkel Siaga Selama Libur Lebaran
Jelang Libur Lebaran, Indosat Ooredoo Hutchinson Dukung Masyarakat yang Mudik Lebaran ke Berbagai Daerah
Libur Lebaran Sebentar Lagi, Yamaha Siapkan Bengkel Siaga dan Promo Ramadhan di Musim Mudik Lebaran