Menteri Airlangga Apresiasi Teknologi Hyundai dalam Produksi Mobil Listrik di Indonesia

photo author
Tim Terpantau 01, Terpantau
- Selasa, 27 Desember 2022 | 20:17 WIB
Salah satu kendaraan listrik yakni mobil listrik Hyundai Genesis G80. Penggunaan kendaraan listrik diklaim lebih irit dan ekonomis (hyundai)
Salah satu kendaraan listrik yakni mobil listrik Hyundai Genesis G80. Penggunaan kendaraan listrik diklaim lebih irit dan ekonomis (hyundai)

Terpantau.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi teknologi elektrifikasi yang diterapkan PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dalam pembuatan mobil listrik di Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran CEO dan pimpinan, direksi dari PT HMMI atas produksi mobil listrik di Indonesia. Ini dengan teknologi elektrifikasi tentu bisa menjadi salah satu cara untuk mencapai Net Zero Emission,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia juga mengapresiasi atas penggunaan fasilitas latest Virtual Reality (VR) technology dalam mendukung pengembangan industri manufaktur di PT HMMI.

Baca Juga: Spesifikasi Hyundai Genesis G80 Untuk KTT G20 Bali, Mobil LIstrik Canggih dan Keamanan Tingkat Tinggi

Airlangga juga mengapresiasi keterlibatan PT HMMI atas dukungannya dalam pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia di Bali, melalui penyediaan mobil listrik.

“Jadi kita mendorong agar elektrifikasi ini berhasil dan tentunya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Hyundai Motor dan saya lihat bahwa ini salah satu yang paling modern dan mementingkan terkait dengan kenyamanan pekerja,” ujarnya.

Airlangga Hartarto, dalam keterangan resmi, meninjau perkembangan pabrik PT HMMI yang memiliki luas lahan sekitar 77,7 hektare, serta berkesempatan melakukan test drive salah satu mobil listrik keluaran Hyundai yaitu Ioniq Prime Xtend Black.

Baca Juga: Hyundai Ioniq 5 Mendapatkan Gelar World Car of The Year 2022

Sebelumnya, Presiden PT HMMI Choi Yoon-seok mengatakan akan melakukan proses produksi mobil 100 persen menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Januari 2023.

"Mulai 1 Januari 2023, 100 persen listrik di pabrik HMMI akan berasal dari sumber energi terbarukan dan produk kami akan dibuat dengan 100 % energi terbarukan" kata Choi Yoon-seok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ajoe Dhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X