"Namun, saya harus menekankan bahwa ada data terbatas yang tersedia untuk hitungan langkah hingga 20.000 sehari, sehingga hasil ini perlu dikonfirmasi pada kelompok orang yang lebih besar," kata penulis studi senior Dr Ibadete Bytyçi, seorang preventive cardiologist di University Clinical Centre of Kosovo, di Pristina, Kosovo, dalam sebuah pernyataan.
Manfaat kesehatan sama di semua negara untuk pria dan perempuan, menurut penelitian tersebut. Sementara peserta yang lebih tua, didefinisikan sebagai di atas usia 60, dan orang yang lebih muda melihat manfaat, "ukuran pengurangan risiko kematian lebih kecil (pada orang tua) daripada yang terlihat pada orang di bawah 60 tahun," kata Banach.
Orang dewasa berusia 60 tahun ke atas yang berjalan kaki antara 6000 dan 10.000 langkah sehari mengalami penurunan risiko kematian dini sebesar 42 persen. Sementara orang di bawah 60 tahun yang berjalan kaki antara 7.000 dan 13.000 langkah sehari mengalami penurunan risiko sebesar 49 persen, katanya.
Perbedaannya kemungkinan besar dijelaskan dengan rumus, "lebih awal, lebih baik," kata Banach. Memulai intervensi kesehatan apa pun sejak dini, apakah itu aktivitas fisik teratur pada tingkat yang disarankan, pola makan sehat atau perubahan gaya hidup positif lainnya, akan berdampak paling besar pada kolesterol, tekanan darah, glukosa darah puasa, dan pemicu penyakit lainnya, tambahnya.
Lebih Sering Berjalan, Lebih Baik
"Jika Anda teratur dan konsisten dengan aktivitas fisik, kami menyebutnya patuh pada aktivitas fisik, Anda selalu dapat mengharapkan manfaat kesehatan yang signifikan dan hidup lebih lama," kata Banach.
Bagaimana jika Anda tidak dapat mengatur jumlah langkah yang menurut penelitian paling bermanfaat? Jangan stres tentang hal itu, kata Dr. Andrew Freeman, direktur pencegahan dan kesehatan kardiovaskular di National Jewish Health di Denver, Colorado.
"Saya pikir penelitian ini hanya menunjukkan bahwa olahraga itu baik, tidak banyak bergerak itu baik, dan semakin banyak olahraga yang Anda lakukan semakin baik," kata Freeman, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.
"Tidak mungkin ada ambang ajaib di tubuh Anda di mana pengatur waktu kecil muncul dan berkata 'Itu bagus. Anda baik untuk pergi, jika Anda melewati 5000, 10.000, atau 20.000 langkah dalam sehari, katanya. "Apa yang saya katakan kepada orang-orang yang baru memulai dan mereka tidak bisa mendapatkan banyak langkah adalah, 'Jangan putus asa. Setiap sedikit latihan berarti. Terus lakukan apa yang Anda lakukan sampai Anda terengah-engah setidaknya selama 30 menit sehari.'" ***
Artikel Terkait
Cegah Kematian Dini, Atasi Dengan Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari
4 Negara dengan Penduduk Paling Panjang Umur, Kira-Kira Indonesia Ada Gak Ya?
Ini Dia 6 Negara dengan Pejalan Kaki Terbanyak di Dunia, Indonesia Termasuk?