Baca Juga: Apa Itu Flange? Yuk Kenali Fungsi Flange dan Jenisnya Dalam Dunia Industri!
Lebih dari 80 persen dari 1,3 miliar pengguna tembakau dunia tinggal di negara berpendapatan rendah dan menengah. Pada tahun 2020, 22,3 persen populasi dunia menggunakan tembakau, dengan perbandingan 36,7 persen laki-laki dan 7,8 persen perempuan.
Kebiasaan merokok berdampak pada kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Sebagian besar pengguna tembakau berasal dari negara berpendapatan rendah dan menengah, yang menghadapi beban penyakit dan kematian akibat tembakau yang lebih berat.
Pengeluaran untuk tembakau bisa menguras anggaran rumah tangga, mengurangi dana untuk kebutuhan mendasar seperti makanan dan tempat tinggal.
Selain biaya perawatan kesehatan yang signifikan, dampak merokok juga tercermin dalam hilangnya kapital manusia akibat penyakit dan kematian yang dapat dicegah. Dampak ini meliputi produktivitas yang menurun, tenaga kerja yang terpengaruh, serta beban ekonomi bagi keluarga dan masyarakat.
Merokok bukan hanya ancaman bagi individu, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan. Untuk mengatasi pandemi tembakau, banyak negara telah mengadopsi Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) WHO dan menerapkan langkah-langkah MPOWER yang ditunjukkan oleh WHO untuk mengurangi dampak merokok.
Pendidikan, kesadaran, dan dukungan komunitas sangat penting dalam mengubah perilaku merokok dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat untuk semua. ***
Artikel Terkait
Hanya Tiga Orang Ini yang Tidak Memerlukan Paspor untuk ke Luar Negeri, Siapakah Gerangan?
Rawon Masakan Tradisional Khas Jawa Timur Dinobatkan Sebagai Sup Terenak di Dunia Versi TasteAtlas
Ini Dia 6 Negara dengan Pejalan Kaki Terbanyak di Dunia, Indonesia Termasuk?
5 Zodiak Paling Kuat Mental dan Tahan Banting, Jalani Hidup dengan Senyuman
6 Prinsip Hidup Sederhana dan Minimalis ala Orang Jepang yang Patut Ditiru
6 Spot Sunset Jakarta yang Estetik, Gak Perlu Jauh-Jauh Ke Gunung atau Pantai
Penuh Makna, Filosofi Bunga Anggrek tentang Kehidupan, Keindahannya Luar Biasa Meski Terlihat Sederhana
Studi Terbaru, Hampir 1 Miliar Orang di Seluruh Dunia Kemungkinan Besar Menderita Osteoartritis pada 2050